Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Pirlo: Sepakbola Mengajarkan Apa Pun Bisa Terjadi

Rabu 12 May 2021 04:03 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gita Amanda

Skuat polesan Andrea Pirlo terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Skuat polesan Andrea Pirlo terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Foto: Andrea Bressanutti/LaPresse via AP
Skuat polesan Andrea Pirlo terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan

REPUBLIKA.CO.ID, SASSUOLO -- Juventus baru saja mendapat pukulan telak. Si Nyonya Tua tak berdaya saat berjumpa AC Milan pada giornata ke-35 Serie A, musim 2020/21.

Juve menjadi tuan rumah. Dalam duel di Stadion Allianz, Turin, Senin (10/5) dini hari WIB, Bianconeri menyerah 0-3 dari Milan.

Hasil tersebut membuat pasukan hitam putih sejenak terlempar dari zona big four. Skuat polesan Andrea Pirlo terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Namun sang arsitek menunjukkan ketenangan. Masih ada tiga pertandingan tersisa.

"Sepakbola mengajarkan apa pun bisa terjadi. Jadi kami membutuhkan sikap yang positif," kata Pirlo dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia, Rabu (12/5).

Juventus tertahan di tangga kelima klasemen sementara Serie A. Dengan mengantongi 69 poin, Juve tertinggal sebiji angka dari Napoli di urutan keempat.

Selanjutnya, Bianconeri menuju giornata ke-36. Leonardo Bonucci dan rekan-rekan akan bertemu tuan rumah Sassuolo.

Duel tersebut berlangsung di Mapei Stadion, Emilia-Romagna, Kamis (13/5) dini hari WIB. Jelas, kubu tamu menargetkan poin penuh.

"Besok akan ada pertandingan yang sulit. Saya berharap semua pemain tersedia. Target kami adalah membuktikan kami pantas mendapatkan tiket Liga Champions. Kami hanya bisa melakukannya dengan hasil nyata di lapangan," ujar Pirlo.

Ia mengakui timnya merasakan kekecewaan mendalam. Rasa pahit setelah ditaklukkan Milan, belum sepenuhnya hilang.

Namun, tak ada gunanya terlarut dalam penyesalan. Pirlo berharap pasukannya memiliki hasrat untuk kembali ke jalur positif.

"Terlepas siapa saja yang akan bermain, kami harus menghormati jersey ini," tutur allenatore kelahiran Flero itu menegaskan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA