Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

PT PP Raih Proyek Pembangunan RSUD dan Universitas

Rabu 12 May 2021 02:25 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Satria K Yudha

PTPP

PTPP

Foto: Istimewa
Perseoran juga sedang menuntaskan pembangunan beberapa proyek rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PP (Persero) Tbk mengantongi dua kontrak baru di bidang kesehatan, yaitu pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten dan RSUD Krian. Perseroan juga berhasil mengantongi satu kontrak baru di sektor pendidikan, yaitu pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS) Tower.

Sekretaris Perusahaan PP Yuyus Juarsa mengatakan, proyek pembangunan RSUD Banten terletak di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten senilai Rp 265 miliar. Jenis pengerjaan proyek yang didanai APBD ini terdiri atas pembangunan pondasi, struktur atas, arsitektur, mekanikal elektrikal, plumbing, dan lainnya.  

RSUD Banten berdiri di atas lahan seluas 5.559 meter persegi dan akan memiliki luas bangunan dengan total 16.599 meter persegi. "Proyek ini akan dikerjakan dalam jangka waktu 240 hari kalender ditambah masa pemeliharaan selama 12 bulan,” kata Yuyus, Selasa (11/5).

Sedangkan proyek RSUD Krian yang berlokasi di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, memiliki nilai kontrak Rp 130 miliar. Pembangunan RSUD Krian didanai APBD dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 12 bulan. 

Selain kedua proyek tersebut, PT PP sedang menuntaskan pembangunan beberapa proyek rumah sakit, yaitu RS UPT Vertikal Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita di Provinsi DKI Jakarta. RS UPT Vertikal Kupang senilai Rp 350 miliar akan dikerjakan dengan masa pelaksanaan 20 bulan dan masa pemeliharaan selama enam bulan. 

“Per Mei 2021, progres proyek tersebut telah mencapai 8,04 persen. Sedangkan progres proyek pembangunan Gedung Pelayanan (Private and Pediatric Cardiology Wing) RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita telah mencapai 51,69 persen,” ucapnya.

Pada tahun lalu, perseroan juga telah ditunjuk untuk membangun RS Covid-19 Manado di Provinsi Sulawesi Utara. Perseroan juga baru saja meraih kontrak pembangunan Tower Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan masa pelaksanaan proyek 230 hari. 

“Kami telah dipercaya pemerintah daerah untuk membangun RSUD Banten dan RSUD Krian di Provinsi Jawa Timur. Tak hanya sektor kesehatan, sektor pendidikan juga masih tumbuh masa pandemi Covid-19 yang ditunjukkan atas keberhasilan perseroan memenangkan tender beberapa kontrak baru untuk pengembangan universitas di Indonesia selama 2020 sampai 2021,” ungkapnya.

Ia optimistis perseroan  apat menyelesaikan pembangunan proyek rumah sakit dan universitas tersebut tepat waktu atau sesuai yang ditargetkan. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA