Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Pengelola Wisata yang Beroperasi Diingatkan Disiplin Prokes

Selasa 11 May 2021 22:47 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurut gubernur, sejumlah daerah di Jawa Tengah memutuskan untuk menutup semua tempat pariwisata selama libur lebaran, namun ada pula sejumlah daerah yang tetap membuka tempat wisatanya dan ada juga yang hanya menutup sebagian.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurut gubernur, sejumlah daerah di Jawa Tengah memutuskan untuk menutup semua tempat pariwisata selama libur lebaran, namun ada pula sejumlah daerah yang tetap membuka tempat wisatanya dan ada juga yang hanya menutup sebagian.

Foto: ISTIMEWA
Gubernur Jateng minta disiplin prokes ditegakkan di lokasi wisata

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Soal tidak ‘seragamnya’ daerah dalam hal pembukaan tempat wisata, selama masa larangan mudik Lebaran 1442 Hijriyah Gubernur Jawa Tengah mewanti-wanti pengelola tempat wisata untuk mempersiapkan dengan baik protokol kesehatan dan SOP pencegahan.

Hal tersebut sagat penting guna meminimalkan risiko penyebaran Covid-19 sekaligus untuk mencegah munculnya klaster baru penularan dari aktivitas pariwisata pada masa libur Lebaran kali ini. Menurut gubernur, sejumlah daerah di Jawa Tengah memutuskan untuk menutup semua tempat pariwisata selama libur lebaran, namun ada pula sejumlah daerah yang tetap membuka tempat wisatanya dan ada juga yang hanya menutup sebagian.

Untuk yang tetap dibuka, ia meminta kepada semua pengelola tempat wisata benar- benar patuh terhadap protokol kesehatan maupun SOP pencegahan untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19. Misalnya, maksimal pengunjung dibatasi hanya 30 persen dari kapasitas tempat wisata yang dikelola dan tidak boleh melebihi ketentuan tersebut.

“Untuk tempat wisata yang buka, pengunjung dibatasi maksimal hanya 30 persen dan saya menyarankan selalu ada pengelola yang patrol untuk mengawasi dan mengingatkan pengunjung agar disiplin menegakkan protokol kesehatan dengan ketat,” tegasnya.

Sebab, lanjutnya, saat meninjau kesiapan tempat wisata Lembah Gunung Madu, Kabupaten Boyolali gubernur masih melihat adanya pengunjung yang tidak taat protokol kesehatan. Bhkan di parkiran masih melihat tukang parkir dan beberapa temannya ngobrol bersama tanpa memakai masker.

Tak hanya tidak bermasker, mereka juga kumpul- kumpul tidak berjarak. Tadi di dalam juga ada wisatawan yang tidak pakai masker. “Jadi itulah pentingnya petugas yang patroli, tentu karena ini wisata, maka mengingatkannya dengan cara yang baik,” jelas gubernur.

Masih terkait dengan kebijakan daerah, lanjutnya, ada sejumlah daerah yang menyatakan akan menutup semua destinasi wisata. Diantaranya Kabupaten Magelang, Kebumen, Wonogiri dan Kabupaten Semarang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA