Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Wali Kota Malang Sidak Prokes di Pusat Perbelanjaan

Selasa 11 May 2021 14:48 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Hiru Muhammad

Wali Kota Malang, Sutiaji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan dan sekitarnya di wilayah Klojen, Kota Malang, Selasa (11/5).

Wali Kota Malang, Sutiaji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan dan sekitarnya di wilayah Klojen, Kota Malang, Selasa (11/5).

Foto: wilda fiizriyani
Pengunjung mal banyak yang mengenakan masker meski tidak seluruhnya benar memakainya

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG--Wali Kota Malang, Sutiaji beserta TNI/Polri melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 berjalan baik.

Setidaknya terdapat tiga pusat perbelanjaan yang didatangi Sutiaji beserta jajarannya dan TNI/Polri. Yakni, di Plaza Ramayana, Matahari Departement Store dan Trend Shop. Ketiganya berada di area berdekatan sekitar Pasar Besar dan Alun-alun Kota Malang.

Berdasarkan pemantauan Republika, sebagian besar warga di tiga pusat perbelanjaan sudah memenuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Mereka sudah memiliki dan mengenakan masker meskipun tidak seluruhnya tepat. Beberapa ada yang memakai masker di dagu, tidak menutupi hidung dan sebagainya.

Menurut Sutiaji, hampir 99 persen pengunjung dan pelayan di pusat perbelanjaan sudah memakai masker. Protokol kesehatan (prokes) Covid-19 juga sudah banyak ditepati oleh warga. "Sehingga harapannya ini harus dipertahankan," kata Sutiaji kepada wartawan di Matahari Departement Store Malang, Selasa (11/5).

Sutiaji mengimbau agar tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 di lingkungan masing-masing. Sebab, saat ini sudah ada varian Covid-19 baru yang lebih mematikan dan mudah menular. Apalagi mutasi Covid-19 dari Inggris, Afrika Selatan dan India sudah masuk ke Indonesia, bahkan Jawa Timur (Jatim).

"Sudah ada di depan mata, kita harus waspada terhadap perkembangannya. Protokol kesehatannya harus benar-benar 5 M menjadi fokus kita semua, untuk melaksanakan protokol kesehatan," ucap dia.

Total kasus positif Covid-19 di Kota Malang telah mencapai 6.498 orang, Senin (10/5). Dari jumlah tersebut, 591 orang meninggal dan 5.883 orang dinyatakan sembuh. Sementara untuk 24 orang lainnya masih dalam perawatan dan isolasi.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA