Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

H-2 Lebaran, Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Jakarta Naik

Selasa 11 May 2021 13:23 WIB

Rep: Flori Sidebang / Red: Bayu Hermawan

Pembeli membeli cabai rawit di salah satu kios sayur di Pasar Mayestik, Jakarta. (ilustrasi)

Pembeli membeli cabai rawit di salah satu kios sayur di Pasar Mayestik, Jakarta. (ilustrasi)

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Pemprov DKI Jakarta mengatakan sejumlah harga komoditas pangan di Jakarta naik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyebut terjadi kenaikan harga terhadap beberapa komoditas pangan dua hari menjelang Idulfitri 1442 Hijriah.  Kenaikan tersebut berkisar antara 1,6 persen hingga 8,5 persen untuk harga bawang merah, cabai, daging ayam hingga daging sapi.

"Dua hari menjelang Idul Fitri 1442H/2021M harga sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan," kata Plt Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/5).

Baca Juga

Kemudian, sambung Eli, gejolak harga bawang merah, cabai merah besar, cabai merah keriting dan cabai rawit merah, cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan berkisar 5,4- 8,5 persen. Hal itu, jelas dia, terjadi karena naiknya permintaan, pembatasan mobilisasi antardaerah dan terdapat daerah yang mengalami serangan hama karena hujan yang masih berlangsung di daerah sentra.

Selanjutnya, harga daging ayam naik 2,6 persen mulai pekan lalu, 7 Mei 2021. Eli menyebut, kenaikan ini akibat meningkatnya permintaan dan harga jagung yang merupakan bahan baku pakan ayam.

"Untuk harga daging sapi masih berada di kisaran Rp 140 ribu hingga Rp 160 ribu. Gejolak harga daging sapi dikarenakan naiknya permintaan dan naiknya harga dasar dari negara importir," jelasnya.

Sementara untuk komoditas beras, minyak goreng dan gula pasir harganya masih stabil. Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak bulan Januari sampai dengan 12 Mei 2021 atau H-1 Lebaran, melalui OPD terkait, seperti Bulog dan BUMD Pangan terus melakukan Operasi Pasar di lima wilayah Ibu Kota. Selain itu pemprov juga menggelar pasar murah dengan menggunakan mobile food truck ke kelurahan-kelurahan untuk menjual pangan strategis dengan harga terjangkau.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA