Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Aset Kripto Cetak Rekor, Tembus Rp 61,7 Juta per Keping

Selasa 11 May 2021 11:05 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolandha

 Sejumlah mata uang kripto di dunia, Bitcoin (bawah kanan), Ethereum (tengah), Ripple (kanan), dan Cardano (kiri).

Sejumlah mata uang kripto di dunia, Bitcoin (bawah kanan), Ethereum (tengah), Ripple (kanan), dan Cardano (kiri).

Foto: EPA
Hampir setiap hari Ethereum mencapai harga tertingginya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aset kripto Ethereum mencatatkan kenaikan harga tertingginya sepanjang sejarah atau all time high (ATH) melewati Rp 61,7 juta pada 10 Mei 2021 atau naik dua kali lipat dalam waktu kurang lebih satu bulan. Pada awal April 2021, Ethereum hanya Rp 30 juta, dalam beberapa hari, kemudian meningkat menjadi Rp 40 juta dan akhir bulan yang sama meningkat menjadi Rp 50 jutaan dan kemudian menembus Rp 60 jutaan.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan hampir setiap hari Ethereum mencapai harga tertingginya, dalam beberapa waktu terakhir hanya turun sedikit dan beberapa kali saja. 

Baca Juga

“Ethereum sudah menembus dua kali lipat dari harga ATH Rp 30 juta. Kini, harganya sudah melewati Rp 60 juta. Wajar bila kenaikannya fantastis karena Ethereum sedang ramai digunakan,” ujarnya, Selasa (11/5).

Oscar menjelaskan Ethereum merupakan aset kripto yang memiliki fundamental yang menyediakan jaringan untuk melahirkan aset kripto baru dan proyek blockchain baru, meski sudah memiliki banyak pesaing, Ethereum tetap saja masih populer.

Adapun faktor meningkatnya harga Ethereum masih sama dengan sebelumnya. Platform Decentralized Finance (DeFi) dan sistem pelelangan non-fungible token (NFT) sedang booming.

"Dua platform tersebut banyak menggunakan jaringan Ethereum. Bahkan, NFT banyak menggunakan aset kripto Ethereum dalam pembelian produk dan jasa yang dilelang," katanya.

Menurutnya jika dilihat dari awal 2021, kenaikan Ethereum sekitar enam kali lipat dari semula Rp 10 juta. Adapun kenaikan itu lebih tinggi dari Bitcoin yang hanya sekitar dua kali lipat.

“Bitcoin pada awal tahun hanya Rp 400 juta dan saat ini Rp 860 jutaan,” ucapnya.

Oscar menyatakan menariknya meski sudah pada level tertinggi, Ethereum kemungkinan besar masih akan naik lagi. Terlebih Ethereum sedang melakukan upgrade atau berevolusi ke Ethereum 2.0. Ethereum akan melakukan banyak pembenahan.

“Selain itu, juga ada upgrade EIP-1159 yang akan terjadi pertengahan tahun ini. Ethereum akan melakukan burn atau pembakaran untuk mengurangi pasokan maksimalnya di masa mendatang,” katanya.

Selain Ethereum, Dogecoin (DOGE) juga tercatat meningkat fantastis dari awal April 2021 mencapai 10 kali lipat dari Rp 1000 an meningkat menjadi Rp 10.800 yang merupakan harga tertingginya sepanjang sejarah.

“Tahun ini merupakan masa altcoin season dimana altcoin kemungkinan besar akan meningkat drastis karena ekosistem blockchain yang terus berkembang,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA