Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Musuh Bencana: Doa

Jumat 14 May 2021 21:00 WIB

Red: Muhammad Hafil

Musuh Bencana: Doa. foto: Berdoa (Ilustrasi)

Musuh Bencana: Doa. foto: Berdoa (Ilustrasi)

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Doa adalah musuh bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Doa termasuk obat yang sangat bermanfaat sekaligus musuh bagi bencana. Hal tersebut dinyatakan Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam kitabnya yang berjudul Ad-Da' u wa ad- Dawa' (Terapi Penyakit Hati).

Doa akan memerangi, mengobati, mencegah, menghilangkan, atau mengurangi bencana yang menimpa. Do'a merupakan senjata kaum Mukminin. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh al-Hakim dalam Shahih-nya, dari 'Ali bin Abi Thalib, bahwasanya Rasulullah bersabda:

"Do'a adalah senjata kaum Mukminin dan tiang agama, serta cahaya langit dan bumi."

 Ketika bersanding dengan musibah, do a mempunyai tiga kondisi sebagai berikut:

1) lebih kuat daripada musibah. Maka dari itu, do'a mampu mencegah terjadinya musibah.

2) Doa lebih lemah daripada musibah. Akibatnya, doa terkalahkan sehingga musibah menimpa orang yang bersangkutan. Akan tetapi, do'a bisa meringankan musibah tersebut meski-pun hanya sedikit.

3) Satu sama lain saling menyerang dan saling menghilangkan.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA