Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Tren Angka Kematian Covid Indonesia Terus Menanjak

Selasa 11 May 2021 07:40 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Tren penambahan kasus positif harian cenderung stagnan dalam satu bulan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grafik penambahan kasus kematian akibat Covid-19 harian terus menunjukkan peningkatan. Pada Senin (10/5), Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan ada 206 orang meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Sebelumnya pada Ahad (9/5) angka kematian dilaporkan sebanyak 170 orang. 

Tren kematian Covid-19 dalam sepekan terakhir jelas meningkat dibanding pekan-pekan sebelumnya. Terhitung sejak 26 April sampai hari ini, angka kematian Covid-19 tidak pernah lagi dilaporkan di bawah 100 orang dalam satu hari. 

Baca Juga

Padahal sejak pertengahan Maret sampai akhir April lalu, angka kematian dengan angka di bawah 100 orang per hari cukup jamak dilaporkan. Hal ini perlu jadi perhatian pemerintah apalagi risiko lonjakan kasus mengadang di depan mata dengan masih banyaknya masyarakat yang nekat mudik. 

Sementara itu tren penambahan kasus positif harian juga cenderung stagnan dalam satu bulan terakhir. Pada Senin (10/5) misalnya, dilaporkan ada 4.891 kasus per hari. 

Sudah satu bulan terakhir penambahan kasus harian berkisar di angka 5.000-an orang per hari. Padahal pada awal April, angka rata-rata kasus positif dalam sepekan sempat turun ke angka 4.000-an orang per hari.

Kabar baiknya, angka kesembuhan juga konsisten meningkat. Pada Senin (10/5) dilaporkan ada 6.338 orang. Dengan jumlah pasien sembuh yang lebih banyak ketimbang kasus baru harian, maka jumlah kasus aktif nasional pun ikut turun. 

Saat ini, angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat 96.742, jauh di bawah capaian kasus aktif pada awal Februari lalu yang tembus 175.000 orang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA