Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Akhirnya, Tahun Ini Penyelenggaraan Haji Digelar

Ahad 16 May 2021 10:31 WIB

Red: Joko Sadewo

Kerajaan Arab Saudi kemungkinan akan membuka penyelenggaraan haji pada 2021. Foto Kabah (ilustrasi)

Kerajaan Arab Saudi kemungkinan akan membuka penyelenggaraan haji pada 2021. Foto Kabah (ilustrasi)

Foto: Saudi Press Agency/Handout via Reuters
Penyelenggaraan ibadah haji akan digelar dengan kondisi khusus

Oleh : Esthi Maharani, Jurnalis Republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, Selama berbulan-bulan lamanya, umat Islam menunggu kabar dari Kerajaan Arab Saudi perihal penyelenggaraan haji 2021. Pasalnya, tahun lalu penyelenggaraan haji ditiadakan bagi jamaah internasional. Penyelenggaraan haji tahun lalu benar-benar terbatas. Oleh sebab itu, umat Islam di seluruh dunia menantikan kapastian penyelenggaraan haji tahun ini.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa pemerintah Arab Saudi akan menyelenggarakan ibadah haji 1442 H/ 2021 M dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat. Karena masih pandemi, penyelenggaraan ibadah haji akan digelar dengan kondisi khusus untuk melindungi para jamaah dari Covid-19.

Kondisi khusus inilah yang masih belum dipaparkan secara detail oleh Arab Saudi. Dengan demikian, ada hal yang perlu digarisbawahi dari informasi penyelenggaraan haji yakni belum ada pengumuman terkait operasional haji itu sendiri. Hal ini sangatlah penting karena akan memberikan gambaran tentang skema penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Misalnya, apakah haji tahun ini akan digelar seperti tahun lalu yaitu hanya diikuti oleh warga Arab Saudi dan ekspatriat di sana atau ada izin, syarat dan mekanisme khusus yang akan diberlakukan bagi jamaah dari luar Arab Saudi seperti Indonesia.

Meski begitu, pemerintah Indonesia sendiri sudah bersiap-siap dengan apapun kebijakan dari Arab Saudi mengenai ibadah haji 2021. Pemerintah sudah menyiapkan beberapa skenario untuk penyelenggaraan haji tahun ini.

Skenario mulai dari pembatasan kuota haji 50 persen, 30 persen, 25 persen, bahkan hingga 5 persen.  Tak hanya itu, calon jamaah haji juga sudah mulai mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Kementerian Kesehatan. Dengan begitu, apabila Arab Saudi mensyaratkan calon jamaah haji sudah divaksinasi, calon jamaah haji Indonesia sudah siap. Persiapan juga mencakup Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang akan segera disepakati antara Kementerian Agama dan DPR.

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menyoroti kekhususan yang akan diberlakukan bagi para calon jamaah haji.

"Mengenai apa kekhususan itu masih kita tunggu. Karena ini kan masih potongan-potongan informasi, belum menjadi satu informasi ketentuan. Tetapi berdasarkan informasi awal, ada ketentuan mengenai batasan usia dan vaksinasi," tutur Ketua Umum Amphuri Firman M Nur.

Jika menilik pada penyelenggaraan umroh tahun lalu, Arab Saudi menerapkan sejumlah batasan.....

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA