Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Laju Vaksinasi Covid-19 Dikebut Lagi Setelah Lebaran 

Senin 10 May 2021 16:44 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Friska Yolandha

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada penyandang tuna daksa di Rumah Bisabillitas, Denpasar, Bali, Ahad (9/5). Pemerintah terus berupaya meningkatkan kembali laju vaksinasi Covid-19 setelah Lebaran nanti.

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada penyandang tuna daksa di Rumah Bisabillitas, Denpasar, Bali, Ahad (9/5). Pemerintah terus berupaya meningkatkan kembali laju vaksinasi Covid-19 setelah Lebaran nanti.

Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Hingga saat ini sudah 22 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan ke warga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah terus berupaya meningkatkan kembali laju vaksinasi Covid-19 setelah Lebaran nanti. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, laju vaksinasi Covid-19 memang sempat cukup 'ngebut' di angka 500.000 dosis per hari pada Maret lalu. Namun kinerja tersebut merosot pada April menjadi kurang lebih 200.000-300.000 dosis per hari. 

"Tapi alhamdulillah dengan bantuan banyak Kementerian, stok kita akan naik lagi di bulan Mei ini. Sehingga pesan saya ke seluruh aparat di daerah kita mulai genjot lagi karena stok vaksinnya cukup sesudah Lebaran," kata Budi dalam keterangan pers di kantor presiden, Senin (10/5). 

Baca Juga

Tak tanggung-tanggung, pemerintah bahkan mengejar target 1 juta dosis vaksinasi pada Juni nanti. Angka ini memang sering disampaikan oleh Presiden Jokowi, namun urung tercapai karena keterbatasan pasokan vaksin. 

Sebagai informasi, per hari ini sudah ada 22 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia. Rinciannya, 8,7 juta orang telah menerima dosis lengkap dan 4,7 juta sisanya baru menerima vaksin dosis pertama.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA