Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Kezaliman Mudik pada Masa Pandemi

Senin 10 May 2021 15:48 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Petugas memeriksa kendaraan pemudik. Ilustrasi

Foto:
Makin rendah angka kezaliman akan makin cepat wabah berlalu.

Inilah sebab mengapa kaidah fikih berbunyi, "La Dharara wala Dhirar" (Tidak boleh membahayakan orang lain, tidak boleh pula membahayakan diri sendiri). Jadi, kewaspadaan untuk tidak menulari orang lain itu prioritas pertama. Setiap orang perlulah mendahulukan kepentingan untuk tidak berlaku zalim dengan menjadi media persebaran virus.

Secepat apa pandemi Covid-19 ini akan berakhir? Itu berbanding lurus dengan angka kezaliman. Makin tinggi angka kezaliman, makin cepat persebaran Covid-19 dengan segala variannya. Makin rendah angka kezaliman, akan makin cepat wabah berlalu.

Dalam kerangka ini, orang-orang yang cukup sabar tidak tergoda mudik itu sejatinya merupakan pahlawan (peraih pahala) kemanusiaan. Tidak mudik itu prestasi. Tidak mudik itu hebat.

Dalam spektrum jasa dan pahala inilah, tidak mudik merupakan cara kita untuk tidak melakukan kezaliman. Cara kita untuk tidak berdosa. Cara kita untuk menjaga silaturahim menyelamatkan banyak orang. Cara kita untuk andil merawat kemaslahatan kemanusiaan. Cara kita untuk tetap berlimpah rahmat, berkah, dan ridha Allah SWT.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA