Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Kematian Akibat Covid-19 di India Capai Rekor 4.187 Sehari

Ahad 09 May 2021 02:44 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemberitahuan tentang kelangkaan vaksin Covid-19 di luar pusat vaksinasi di Mumbai, India, Jumat (30/4). Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC) mengumumkan untuk menutup pusat vaksinasi selama tiga hari hingga Ahad (2/5) karena kekurangan pasokan vaksin di Mumbai. India mencatat lonjakan besar-besaran kasus baru Covid-19 dan tingkat kematian tertinggi di dunia dalam kurun waktu satu hari sejak awal pandemi.  EPA-EFE/DIVYAKANT SOLANKI

Pemberitahuan tentang kelangkaan vaksin Covid-19 di luar pusat vaksinasi di Mumbai, India, Jumat (30/4). Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC) mengumumkan untuk menutup pusat vaksinasi selama tiga hari hingga Ahad (2/5) karena kekurangan pasokan vaksin di Mumbai. India mencatat lonjakan besar-besaran kasus baru Covid-19 dan tingkat kematian tertinggi di dunia dalam kurun waktu satu hari sejak awal pandemi. EPA-EFE/DIVYAKANT SOLANKI

Foto: EPA-EFE/DIVYAKANT SOLANKI
Menjadikan total kematian di Indonesia sejak pandemi menjadi 238.270 jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- India kembali mencatat rekor tambahan kematian akibat Covid-19 tertinggi dalam sehari, Sabtu (8/5). Sekurangnya 4.187 kematian tercatat yang menjadikan total kematian di seluruh India sejak pandemi menjadi 238.270 jiwa.

Kementerian Kesehatan India juga mencatat 401.078 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam, Sabtu. Negara Berpenduduk 1,3 miliar itu kini adalah negara ketiga setelah AS dan Brasil yang melaporkan lebih dari 4.000 kematian dalam satu hari.

India telah berjuang dengan gelombang kedua mematikan yang telah sangat mengganggu sistem kesehatannya. Kenaikan kasus dan kematian setiap harinya menyebabkan kekurangan pasokan oksigen di rumah sakit serta tempat tidur dan obat-obatan pengobatan virus korona seperti Remdesivir.

Sementara itu, sekelompok dokter India-Amerika mengirimkan 5.000 konsentrator oksigen ke India untuk menyelamatkan nyawa mereka yang terkena virus. "Unit-unit ini akan diterima oleh mitra lokal India, rumah sakit, pusat isolasi darurat, rumah sakit keliling dan badan amal yang baru dibuat sehingga mitra lokal di bagian terpencil India dapat menggunakan unit ini untuk menyediakan oksigen bagi pasien Covid sesuai kebutuhan," kata ketua Federasi Asosiasi Dokter India DR. Raj Bhayani, dalam sebuah pernyataan dikutip laman Anadolu Agency, Sabtu (8/5).

Banyak pemerintah negara bagian di India juga telah mengumumkan lockdown yang ketat pada gelombang kedua. Pemerintah baru di negara bagian selatan Tamil Nadu pada Sabtu (8/5) mengumumkan penguncian nasiomal total dari 10 hingga 14 Mei di negara bagian itu. 

Rajasthan, Kerala, Madhya Pradesh, dan Karnataka adalah beberapa negara bagian yang telah mengumumkan penutupan total untuk membendung penyebaran virus selama gelombang kedua wabah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA