Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Al-Azhar: Penyerbuan Al-Aqsa Dilakukan Teroris Zionis

Sabtu 08 May 2021 19:50 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

Warga Palestina bereaksi terhadap granat setrum yang ditembakkan oleh polisi Israel untuk membersihkan Gerbang Damaskus ke Kota Tua Yerusalem setelah bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa, Jumat 7 Mei 2021. Jemaah Palestina bentrok dengan polisi Israel Jumat malam di situs suci suci kepada Muslim dan Yahudi, dalam eskalasi kekerasan berminggu-minggu di Yerusalem yang telah bergema di seluruh wilayah.

Warga Palestina bereaksi terhadap granat setrum yang ditembakkan oleh polisi Israel untuk membersihkan Gerbang Damaskus ke Kota Tua Yerusalem setelah bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa, Jumat 7 Mei 2021. Jemaah Palestina bentrok dengan polisi Israel Jumat malam di situs suci suci kepada Muslim dan Yahudi, dalam eskalasi kekerasan berminggu-minggu di Yerusalem yang telah bergema di seluruh wilayah.

Foto: AP Photo/Maya Alleruzzo
Al-Azhar bersama dengan seluruh cendekiawan Muslim berdiri bersama rakyat Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Perguruan Tinggi Al-Azhar, Mesir mengecam penyerbuan Israel ke Al-Aqsa. Al-Azhar merupakan otoritas agama Islam tertinggi dan institusi yang berpengaruh di Mesir.

Sheyk Al-Azhar Ahmed al-Tayeb mengecam kekerasan di masjid al-Aqsa dan pemukiman Sheikh Jarrah pada Sabtu (8/5) dini hari tadi. Kecaman ini disampaikan di media sosial.

Dalam unggahannya al-Tayeb mengecam penyerbuan ke masjid Al-Aqsa, terutama dilakukan di malam-malam terakhir bulan suci Ramadhan ketika dipenuhi muslim.

"Merusak tempat ibadah yang suci dan menyerang Muslim dan sebelummya melakukan penyerangan bersenjata ke pengunjuk rasa sama dan pengusiran rakyat di Al-Aqsa adalah terorisme Zionis, diselimuti bungkamnya masyarakat internasional yang memalukan," katanya seperti dikutip Middle East Eye.

"Al-Azhar dan cendikiawan-cendikiawan dan mahasiswanya sepenuhnya mengungkapkan solidaritas dengan rakyat Palestina yang ditindas dan kami berdoa semoga Tuhan melindungi dan memelihara mereka selayaknya pemilik tanah yang sah," tambah al-Tayeb.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA