Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Di Negara Bagian Goa India, Satu dari Dua Orang Posiif Covid

Sabtu 08 May 2021 18:50 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

Seorang anggota keluarga, mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), melakukan upacara terakhir untuk korban COVID-19 di tempat kremasi di New Delhi, India,  Kamis (29/4). Delhi melaporkan 25.986 kasus baru, 368 kematian dalam 24 jam terakhir dan terus berlanjut. berjuang dengan suplai oksigen.

Seorang anggota keluarga, mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), melakukan upacara terakhir untuk korban COVID-19 di tempat kremasi di New Delhi, India, Kamis (29/4). Delhi melaporkan 25.986 kasus baru, 368 kematian dalam 24 jam terakhir dan terus berlanjut. berjuang dengan suplai oksigen.

Foto: EPA-EFE/IDREES MOHAMMED
Angka persentase ini merupakan rata-rata dari jumlah tes yang dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, NEWDELHI -- Satu dari dua orang di Negara Bagian Goa, India, positif virus Corona. Hal ini mendorong destinasi pariwisata itu menjadi negara bagian dengan kasus positif tertinggi di India. Angka kasus infeksi ini berdasarkan rata-rata kasus positif di antara orang yang dites.

Menteri Kesehatan Goa Vishwajit P. Rane mengatakan Jumat (7/5) kemarin rata-rata kasus positif Covid-19 di negara bagian itu tembus rekor dengan 51,4 persen. Ia mengisyaratkan karantina wilayah total mungkin diperlukan untuk menahan penyebaran virus. Berdasarkan Biro Informasi, Goa melakukan 690.360 tes Covid-19.

"Itu yang diperlukan saat ini, kami memiliki masalah dengan pasokan oksigen dan isu-isu lain, kami harus menurunkan angka positif, hanya itu caranya untuk maju," kata Rane seperti dikutip CNN, Sabtu (8/9).

Ia menambahkan kepala menteri negara bagian 'serius' mempertimbangkan untuk menerapkan karantina wilayah. Gelombang kedua wabah virus Corona di India menghantam kota-kota dan negara bagian terbesar dan terpadat.

Kasus positif Covid-19 di New Delhi mulai merangkak pada akhir bulan Maret lalu dan semakin cepat pada April ini. Saat virus mulai menyebar dari negara bagian ke negara bagian, wilayah-wilayah lain di India juga mulai mengalami kenaikan jumlah kasus infeksi.

Goa yang dihuni 1,5 juta orang dikenal sebagai destinasi pariwisata. Jumlah kasus positif di negara bagian itu mulai merangkak naik pada awal April ketika mereka sudah kesulitan menghadapi kenaikan jumlah kasus infeksi selama dua pekan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA