Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Solskjaer tak Ingin Buru-buru Perpanjang Kontrak Cavani

Sabtu 08 May 2021 16:58 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Striker Manchester United Edinson Cavani.

Striker Manchester United Edinson Cavani.

Foto: REUTERS/PHIL NOBLE
Solskjaer mengakui skuad MU masih butuh jasa Cavani di lini depan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solksjaer, tidak ingin buru-buru membicarakan perpanjangan kontrak Edinson Cavani. Menurutnya, tidak ada tenggat waktu untuk menambah masa bakti striker berusia 34 tahun tersebut di Old Trafford.

Di satu sisi, Solskjaer mengakui timnya masih butuh jasa Cavani di lini depan.

"Kami tidak punya batasan waktu. Tapi semakin banyak dia mencetak gol, maka semakin baik pula dirinya di tim ini. Itu membuat kesempatannya untuk bertahan di sini lebih besar," kata Solskjaer seperti dilansir Tribalfootball, Jumat (7/5).

Cavani dikabarkan siap menandatangani kontrak baru dengan Manchester United. Ini menandakan bahwa sang bomber membatalkan niatnya hengkang dari Old Trafford dalam waktu dekat.

Dalam laporan ESPN yang dikutip Tribalfootball, Sabtu (1/5), Cavani mengubah rencananya untuk bertahan lebih lama bersama pasukan Iblis Merah.

Kepastian itu dipercaya akan segera diambil Cavani pekan depan. Cavani masih mempertimbangkan dinamika sepak bola Inggris karena pernah dihukum Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dengan isu rasialisme.

Cavani diberi sanksi larangan tiga pertandingan plus denda 100 ribu poundsterling karena menyebut 'negrito' di Instagram kepada temannya. Cavani berdalih itu merupakan hal yang biasa dalam lingkup pertemanan, bukan ranah publik.

"Anak saya tidak nyaman di Inggris dan ingin kembali bersama keluarganya. Edinson ingin bermain di Amerika Latin. Dia ingin bergabung dengan Boca Juniors," kata ayah Cavani, beberapa bulan lalu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA