Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

WN China Masuk RI, Kemenkumham: Untuk Tujuan Esensial

Jumat 07 May 2021 22:00 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah calon penumpang menunggu pemberangkatan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (6/5). Larangan mudik atau perjalanan antardaerah/provinsi selama periode libur Lebaran mulai hari ini Kamis (6/5) hingga Senin (17/5). Selama masa larang mudik tersebut perjalanan hanya boleh bagi mereka yang masuk kategori pengecualian, yakni Orang yang melakukan perjalanan dinas,Kunjungan keluarga sakit, Kunjungan duka anggota keluarga meninggal, Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang dan Kepentingan nonmudik tertentu lainnya.Prayogi/Republika.

Sejumlah calon penumpang menunggu pemberangkatan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (6/5). Larangan mudik atau perjalanan antardaerah/provinsi selama periode libur Lebaran mulai hari ini Kamis (6/5) hingga Senin (17/5). Selama masa larang mudik tersebut perjalanan hanya boleh bagi mereka yang masuk kategori pengecualian, yakni Orang yang melakukan perjalanan dinas,Kunjungan keluarga sakit, Kunjungan duka anggota keluarga meninggal, Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang dan Kepentingan nonmudik tertentu lainnya.Prayogi/Republika.

Foto: Republika
Kemenkumham sebut warga negara China yang masuk bekerja di proyek strategis nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI mengatakan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia selama pandemi Covid-19 hanya untuk kepentingan esensial saja. Di antaranya seperti bekerja di proyek strategis nasional.

"Kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan esensial, seperti bekerja di proyek strategis nasional, objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut," kata Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Terkait dengan kedatangan WNA Tiongkok ke Indonesia, Kemenkumham menyampaikan bahwa mereka telah memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata. Hingga saat ini, larangan masih berlaku untuk WNA yang ingin berkunjung ke Tanah Air dengan tujuan wisata.

Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta visa on arrival (VoA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran COVID-19. Ia juga menegaskan bahwa seluruh WNA asal China yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta sudah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

Aturan yang dimaksud Jhoni adalah Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019."Penanganan setiap WNA yang datang ke Indonesia telah mengikuti aturan Satuan Tugas Penanganan Covid-19," ujarnya.

Petugas imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para WNA tidak lulus pemeriksaan kesehatan oleh petugas. Pemeriksaan kesehatan dilakukan petugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan sesuai dengan protokol kedatangan bagi pelaku perjalanan internasional.

Setelah pemeriksaan kesehatan, petugas imigrasi akan memeriksa seluruh dokumen perjalanan serta dokumen keimigrasian setiap WNA yang masuk ke Indonesia.Ia menegaskan bahwsalarangan WNA masuk ke Indonesia pada masa pandemi Covid-19 masih tetap berlaku.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA