Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Polda Metro Putar Balik 1.258 Kendaraan

Jumat 07 May 2021 14:45 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Friska Yolandha

Petugas gabungan melakukan penyekatan mudik di Tol Cikarang Barat KM 31 (arah ke cikampek), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5). Penyekatan tersebut dilakukan setelah penerapan larangan mudik lebaran yang mulai diberlakukan pemerintah pada Kamis (6/5). Data Ditlantas Polda Metro Jaya, pada Kamis (6/5) hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 725 kendaraan diputar balik di penyekatan Tol Cikarang Barat dan Cikupa. Foto : Edwin Putranto/Republika

Petugas gabungan melakukan penyekatan mudik di Tol Cikarang Barat KM 31 (arah ke cikampek), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5). Penyekatan tersebut dilakukan setelah penerapan larangan mudik lebaran yang mulai diberlakukan pemerintah pada Kamis (6/5). Data Ditlantas Polda Metro Jaya, pada Kamis (6/5) hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 725 kendaraan diputar balik di penyekatan Tol Cikarang Barat dan Cikupa. Foto : Edwin Putranto/Republika

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Polda juga telah mengevaluasi jalur tikus dan travel gelap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah menindak 1.258 kendaraan pemudik pada hari pertama larangan mudik pada Kamis (6/5). Seluruh kendaraan pelanggar tersebut diputarbalikan ke tempat asalnya.

"Total kendaraan yang diputar balik untuk Polda Metro Jaya 1.258," ujar Yusri saat dikonfirmasi, Jumat (7/5).

Lebih lanjut, Yusri  merinci pihaknya menindak enam sepeda motor dan 11 mobil penumpang dengan jumlah 17 kendaraan, di 17 lokasi pos check point. Sementara, di 14 pos penyekatan, sepeda motor enam, mobil penumpang 954, bus 175, jumlah 1.241 dan total keseluruhannya 1.258 kendaraan dari pos check point dan pos penyekatan. 

Sebelumnya, Yusri menyatakan pihaknya akan menjaga ketat dan menyisir jalur-jalur tikus yang sering digunakan pengendara untuk lolos pemeriksaan petugas. Ia mengaku pihaknya telah belajar dari pengalaman larangan mudik tahun lalu.

"Kami sudah mengevaluasi pos-pos jalur tikus yang sempat bocor, sekarang kami sudah bangun di sana, untuk travel gelap juga kami akan tindak tegas," terang Yusri.

Karena itu, Yusri mengimbau agar masyarakat di Jakarta untuk tidak melakukan perjalanan mudik demi mencegah penyebaran Covid-19. Ia mengingatkan bahwa kasus pandemi Covid-19 masih cukup tinggi, khususnya di Jakarta.

"Nyok di Jakarta aja, nyok di rumah aja, ini imbauan kepada masyarakat tetap di rumah saja selama liburan mendekati Idul Fitri," ajak Yusri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA