Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Pembuktian Farshad di Uji Coba Aghanistan Kontra Indonesia

Jumat 07 May 2021 13:30 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Farshad Noor, pemain asal Afghanistan.

Farshad Noor, pemain asal Afghanistan.

Foto: Dok. Persib Bandung
Farshad dicoret dari skuad Persib Bandung setelah membela tim di Piala Menpora.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim nasional (timnas) Indonesia akan menghadapi timnas Afghanistan di laga uji coba pada 25 Mei 2021 mendatang. Laga itu dimanfaatkan pemain asal Afghanistan, Farshad Noor, untuk menghadapi pemain Indonesia.

Pasalnya, Farshad dicoret dari skuad Persib Bandung setelah membela tim di Piala Menpora. Dia ingin membuktikan pantas bermain sepak bola di Indonesia.

"Bagus, saya pikir akhirnya mereka bisa melihat apa yang bisa saya lakukan. Sebelumnya orang-orang melihat saya seakan melakukan trial, tapi sekarang mereka bisa melihat seperti apa pemain ini. Sebelumnya saya belum sepenuhnya fit," kata Farshad, Jumat (7/5).

Kondisi Farshad memang belum sepenuhnya fit. Menurutnya, kondisinya baru 80 persen saja tapi jauh lebih baik dibanding ketika di Piala Menpora.

Farshad berdalih saat itu tidak memiliki waktu persiapan yang cukup. "Jadi saya sekarang lebih baik dari sebelumnya, saya lebih fit sekarang, lebih mudah dalam berlari," ujarnya.

Farshad bahkan membandingkan kondisinya dengan pemain Persib yang sama-sama mengambil latihan privat. Menurutnya, kini kondisinya dengan pemain lokal sudah tidak terlalu jauh.

"Jadi kita lihat nanti, tim nasional akan banyak membantu saya karena ada dua uji coba dan tiga laga resmi. Akan ada banyak latihan juga dan sedikit mirip cuaca antara Dubai dan Qatar. Jadi saya antusias dan berharap bisa menunjukkan yang terbaik di sana, Insya Allah," kata Farshad.

Farshad mengakui tidak merasa kesulitan tinggal di Bandung. Menurutnya, cuaca yang nyaman dan penduduknya yang ramah membuatnya betah. Mayoritas penduduk beragama Islam pun membuatnya lebih mudah untuk menjalankan ibadah puasa.

"Jadi bagus karena ketika berbuka puasa saya tidak sendirian, saya punya teman dan dia mengajak saya berbuka puasa dengan keluarganya, mereka baik kepada saya. Lalu kami juga pergi tarawih bersama. Jadi itu membuat lebih mudah dan mayoritas di sini beragama Islam jadi cukup mudah," jelas Farshad.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA