Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

AS: Kesepakatan Nuklir Tergantung Keputusan Politik Iran

Jumat 07 May 2021 08:11 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Faslitas Nuklir Iran.

Foto:
Kesepakatan nuklir AS dan Iran disebut bisa tercapai dalam beberapa pekan ke depan

Tanpa kesepakatan, pejabat AS itu mengatakan, program nuklir Iran semakin maju dan perilaku regionalnya menjadi lebih agresif. Pada saat yang sama, Iran memiliki gambaran yang cukup bagus tentang keringanan sanksi apa yang akan didapatnya meskipun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada urutan pencabutan sanksi AS sejajar dengan kembalinya Iran ke kepatuhan.

Para pejabat AS kembali ke Wina pada pekan ini untuk putaran keempat. Mereka memulai pembicaraan tidak langsung yang ditengahi oleh Inggris, China, Prancis Jerman, Rusia, dan Uni Eropa dengan Iran tentang bagaimana melanjutkan kepatuhan terhadap kesepakatan tersebut.

Inti dari perjanjian itu adalah bahwa Iran berkomitmen mengambil langkah-langkah mengekang program nuklirnya untuk mempersulit memperoleh bahan fisil untuk senjata nuklir dengan imbalan keringanan sanksi AS, Uni Eropa dan PBB. Mantan Presiden Donald Trump membatalkan perjanjian pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi. Akibatnya, Iran mulai melanggar ketentuannya sekitar setahun kemudian. Teheran membantah memiliki ambisi senjata nuklir.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA