Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Arsenal Gagal di Eropa, Arteta Dinilai Kurang Pengalaman

Jumat 07 May 2021 07:20 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Ekspresi pemain Arsenal Hector Bellerin selepas timnya gagal mengalahkan Villarreal dan tersingkir dari Liga Europa.

Ekspresi pemain Arsenal Hector Bellerin selepas timnya gagal mengalahkan Villarreal dan tersingkir dari Liga Europa.

Foto: EPA-EFE/ANDY RAIN
Arsenal gagal melangkha ke final Liga Europa karena dihentikan Villarreal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan bek Arsenal Martin Keown turut mengomentari penampilan the Gunners pada leg kedua semifinal Liga Europa melawan Villarreal di Stadion Emirates, Jumat (7/5) dini hari WIB. Arsenal ditahan imbang tanpa gol sehingga gagal melangkah ke final dengan kekalahan agregat 1-2.

Menurut Keown, Arsenal tidak memiliki keseimbangan dalam bermain. Dia menilai pelatih Mikel Arteta berada di bawah tekanan ketika menghadapi laga tersebut. Sebab, ini menjadi satu-satunya kesempatan bagi the Gunners untuk bertahan di kompetisi Eropa musim depan.

Baca Juga

Dia menilai pengalaman Arteta sebagai pelatih belum cukup baik untuk menukangi tim Meriam London. "Anda mulai melihat kebijaksanaan seorang manajer muda yang datang untuk mengambil pekerjaan besar-besaran di sini," kata Keown kepada BT Sport, dikutip dari Evening Standard, Jumat (7/5).

"Saya pikir kurangnya pengalaman telah membuatnya kalah. Kita harus menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya," ujar Keown.

Pada laga tersebut, Keown tidak melihat Arsenal bermain dengan performa terbaik mereka. Ia tak bisa mengira-ngira ini akibat kesalahan taktik atau karena kurangnya motivasi. Namun, kata dia, yang paling memalukan adalah the Gunners dikalahkan oleh tim polesan Unai Emery, sosok yang dipecat manajemen Arsenal pada 2019.

"Kami tampak tersesat, tidak bisa keluar dan mereka membuat kami gugup (dalam permainan). Mereka tampaknya hampir siap untuk membiarkan permainan berlalu dan saya pikir (kesalahan) itu dari pelatih," jelasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA