Pentingnya Infak, Zakat, dan Sedekah di Ramadhan

Rep: Rusdi Nurdiansyah/ Red: Muhammad Hafil

 Jumat 07 May 2021 02:08 WIB

Pentingnya Infak, Zakat, dan Sedekah di Ramadhan. Foto:  Ilustrasi Zakat Fitrah Foto: dok. Republika Pentingnya Infak, Zakat, dan Sedekah di Ramadhan. Foto: Ilustrasi Zakat Fitrah

Infak, zakat, dan sedekah penting di bulan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Wali Kota Depok, KH Mohammad Idris mengingatkan masyarakat tentang pentingnya melakukan infak, zakat dan sedekah di Ramadhan. 

"Seperti sabda Rasulullah, jagalah dirimu dari api neraka, walau hanya dengan setengah biji kurma. Jika tidak bisa ditemukan harta atau uang sesuai itu (biji kurma), hendaknya kita mengganti dengan kalimat thayyibah, dengan perkataan yang baik, ini juga merupakan bagian dari sedekah," ujar Idris saat memberikan tausiah Ramadhan melalui kanal Youtube pribadinya yang diterima Republika, Kamis (6/5).

Baca Juga

Menurut Idris, Rasulullah SAW dalam anjuran ini merupakan sebuah dorongan agar hamba Allah SWT, rajin dalam berinfak dan sedekah sesuai kemampuan masing-masing. Seperti yang dikatakan Ibnu Abbas Radiallahuanhu, bahwa sedekah Rosulullah SAW di bulan Ramadan lebih cepat dari angin yang bertiup bebas. 

"Di antara hak harta kita yang patut dilakukan di bulan Ramadan adalah mengeluarkan sekaligus menunaikan ibadah zakat," terangnya.

Ia menjelaskan, zakat dikeluarkan sesuai dengan kadar nishob dan ketentuan-ketentuan lain dalam syariat Islam.  Di dalam bulan Ramadan ini, sambungnya,  ada juga kewajiban yang disebut zakat fitrah.

"Tidak boleh seorang pun yang berpuasa tidak melakukan zakat fitrah. Selama masih bisa dapat makan esok hari, maka wajib bayar zakat fitrah. Baik dilakukan awal Ramadan, namun lebih afdol dilakukan malam Idul Fitri," jelas Idris.

Lanjut Idris, infak, sedekah, zakat mal dan zakat fitrah merupakan bagian amalan Ta'abbudi, sekaligus tentunya ijtima' atau ibadah sosial. Dikatakannya, bagi seorang muzzaki, sejumlah amalan tersebut   merupakan upaya menjadikan dirinya sebagai seorang yang mampu meringankan beban hidup orang lain, serta memiliki cinta dan kasih sayang kepada sesama.

Sebaliknya, bagi mustahik (penerima zakat), zakat yang dikeluarkan muzzaki memiliki arti yang sangat penting bagi dirinya. Karena dia terbebas dari kesulitan-kesulitan ekonomi yang sering menyulitkan langkah dan geraknya. 

"Untuk itulah di bulan Ramadan ini, anjuran infak, sedekah dan kewajiban zakat mal ataupun zakat fitrah selalu kita bisa jadikan bekal kehidupan dan bekal perjalanan abadi kita. Semoga Allah senantiasa meringankan dan meluaskan rezeki kita, serta meringankan tangan kita untuk memberi kepada mereka yang memerlukan uluran tangan kita," pungkasnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X