Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Arteta Sudah Pikirkan Trofi Liga Europa

Kamis 06 May 2021 20:17 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Arsenal Mikel Arteta selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal FC dan Fulham FC di London, Inggris, 18 April 2021.

Manajer Arsenal Mikel Arteta selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal FC dan Fulham FC di London, Inggris, 18 April 2021.

Foto: Facundo Arrizabalaga / POOL/EPA POOL
Pada leg pertama di Spanyol, Arsenal kalah 1-2.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Arsenal Mikel Arteta membakar semangat anak asuhnya. Timnya akan tampil pada leg kedua semifinal Liga Europa musim 2020/21.

The Gunners menjamu Villarreal di Stadion Emirates, London, Jumat (7/5) dini hari WIB. Arteta mengakui momen besar menanti mereka.

Setelah melalui serangkaian pasang surut, Alexandre Lacazette dan rekan-rekan mendekati fase puncak. Sang arsitek berharap pasukannya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

"Menjadi sebuah langkah maju bagi kami jika mampu berada di final. Dengan begitu kami memiliki kesempatan memenangkan trofi," kata Arteta, dikutip dari laman resmi klubnya, Kamis (6/5).

Pada leg pertama di Spanyol, Arsenal kalah 1-2. Oleh karenanya, the Gunners hanya butuh kemenangan minimal dengan skor minimal 1-0 untuk melaju.

Sebelumnya kapten Meriam London, Pierre Emerick Aubameyang turut bereaksi. Aubameyang memiliki kenangan manis saat jumpa tim Spanyol di level ini, dua tahun lalu. Pada 2019, timnya bertemu Valencia.

Arsenal menang di partai kandang maupun tandang. Sang penyerang mencetak hattrick ke gawang Los Ches pada secondleg di Stadion Mestalla.

Secara keseluruhan the Gunners unggul agregat 7-3. Auba masih mengingat performa impresifnya tersebut.

"Ya saya pikir itu performa terbaik saya, sejak saya berada di Arsenal. Itu pertandingan yang bagus. Semoga kami bisa melakukannya lagi," kata penyerang tim nasional Gabon ini, dikutip dari laman resmi klubnya, Kamis (6/5).

Ia termotivasi memberikan segalanya. Ada beberapa faktor menjadi penyebab.

Pertama, akhir-akhir ini, Aubameyang terus dihantam kritikan. Telinganya memanas.

Ini dinilai gagal membuat perubahan di sebuah pertandingan besar. Eks Borussia Dortmund merasa tertantang untuk membungkam pengkritiknya.

"Jadi saya ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa itu tidak benar," ujar Aubameyang.

Berikutnya, ia memahami pentingnya meraih trofi Liga Europa. Dengan begitu, mereka bisa tampil di Liga Champions (UCL) musim depan.

Pasalnya jika melalui liga domestik, kans Arsenal menuju UCL nyaris tertutup. Skuat polesan Mikel Arteta tertahan di tangga kesembilan klasemen sementara.

Dengan mengantongi 49 poin, the Gunners tertinggal 12 angka dari Chelsea di tangga keempat. Kompetisi menyisakan empat pertandingan lagi.

"Ini kesempatan besar bagi kami untuk mencapai final. Kami bermain di rumah sendiri, dan ini mungkin menjadi pertandingan terbesar dalam karir saya di Arsenal," ujar Aubameyang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA