Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Tugu Insurance Bukukan Laba Rp 271 Miliar

Kamis 06 May 2021 16:29 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Asuransi (Ilustrasi)

Asuransi (Ilustrasi)

Foto: wepridefest.com
Total aset Tugu Insurance per akhir 2020 sebesar Rp 19,46 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak usaha Pertamina di bidang asuransi kinerja migas, Tugu Insurance membukukan laba Rp 271 miliar pada 2020 kemarin. Direktur Pemasaran Asuransi Minyak dan Gas Bumi Tugu Insurance, Budi P Amir menjelaskan capaian tahun lalu ini memang turun dibandingkan capai 2019.

Budi menjelaskan pada 2019 lalu Tugu bisa membukukan laba sebesar Rp 505 miliar. Penurunan ini karena memang dampak dari pelemahan ekonomi dan bisnis secara global akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga

“Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19, pelemahan ekonomi, bencana banjir di awal tahun, penurunan ICP (Indonesia Crude Price), penurunan harga properti serta pelemahan pasar saham menjadi kontributor utama terjadinya penurunan laba Tugu Insurance.” ujar Budi, Kamis (6/5).

Dilihat dari posisi keuangan saat ini total aset Tugu Insurance adalah sebesar Rp 19,46 triliun, turun dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 20,73 triliun khususnya dari asset reasuransi sejalan dengan penyelesaian beberapa klaim besar di tahun 2020, yang juga tercermin dalam penurunan liabilitas yang turun dari Rp 12,46 triliun menjadi Rp 11,00 triliun. Sementara untuk total ekuitas mengalami kenaikan menjadi Rp 8,46 triliun dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 8,27 triliun.

Dilihat dari Laporan Laba Rugi, total pendapatan konsolidasian Tugu insurance mengalami penurunan sebesar 14,88 persen  menjadi Rp 2,46 triliun dari Rp 2,89 triliun di tahun sebelumnya. Total beban konsolidasian di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 6,21 persen menjadi Rp 2,12 triliun seiring dengan efektivitas dan efisiensi proses yang dilakukan, sementara laba per saham yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dasar dan dilusian juga turun menjadi Rp 149 per saham dari tahun sebelumnya sebesar Rp 258 per saham.

Saat ini Tugu Insurance memiliki rasio solvabilitas sebesar 427,68 persen, turun sedikit dari 434,31 persen di tahun 2019. Namun demikian, nilai ini masih jauh di atas ketentuan minimal yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan Institusi Keuangan Non-Bank (OJK-IKNB) sebesar 120 persen.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA