Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

53 Positif Covid-19, Rutan Batusangkar Lockdown

Kamis 06 May 2021 10:58 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Indira Rezkisari

Ilustrasi Covid-19. Rutan Batusangkar, Tanah Datar, Sumbar, terpaksa dilockdown setelah ditemukan klaster warga binaan dan petugas.

Ilustrasi Covid-19. Rutan Batusangkar, Tanah Datar, Sumbar, terpaksa dilockdown setelah ditemukan klaster warga binaan dan petugas.

Foto: Pixabay
Swab massal dilakukan di Rutan Batusangkar setelah satu napi alami gejala Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR -- Sebanyak 44 warga binaan dan sembilan petugas Rumah Tahanan (Rutan) Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, terkonfirmasi positif Covid-19. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar langsung bergerak cepat dengan melakukan lockdown Rutan Kelas II B tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Yesrita Zedrianis, mengatakan hasil konfirmasi positif didapatkan setelah pihaknya melakukan tes swab massal beberapa hari lalu. “Swab massal kita lakukan pada hari Senin. Hasilnya keluar hari ini, di mana ada 53 orang yang terkonfirmasi positif (Covid),” kata Yesrita, Kamis (6/5).

Tes swab massal di Rutan Batusangkar dilakukan setelah ada salah seorang warga binaan yang mengalami gejala Covid-19. Yakni kehilangan penciuman.

"Semuanya kita swab. Saya lupa angka persisnya, tapi semuanya di atas 120 orang. Terdiri dari warga, binaan dan petugas,” ucap Yesrita.

Bupati Tanah Datar Eka Putra memutuskan melakukan lockdown terhadap Rutan Batusangkar. Seluruh warga binaan yang terkonfirmasi positif dikarantina di dalam rutan. Sementara warga binaan yang negatif dipisahkan dari rekan-rekannya yang positif.

Eka menyebut pihaknya memang sedang gencar melakukan testing dan tracing untuk meredam lonjakan kasus covid di Tanah Datar akhir-akhir ini. Ia berharap setelah testing masif, akan ada penurunan jumlah kasus.

"Dalam teorinya, semakin banyak testing maka akan semakin banyak kasus. Ini lebih baik daripada sedikit testing dan sedikit kasus," kata Eka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA