Kamis 06 May 2021 10:57 WIB

Pelabuhan Gilimanuk Bali Ditutup Bagi Pemudik

Petugas memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan pengguna kendaraan.

Sebuah truk memasuki kapal fery untuk menyeberang ke Jawa saat dimulainya penyekatan mudik Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Kamis (6/5/2021). Pelabuhan Gilimanuk sejak Kamis (6/5) pukul 00.00 WIta menghentikan pelayanan penyeberangan bagi pemudik dan hanya melayani penyeberangan untuk dstribusi logistik / kebutuhan pokok dan bagi yang berizin khusus hingga 17 Mei 2021 dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 pada libur Lebaran.
Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Sebuah truk memasuki kapal fery untuk menyeberang ke Jawa saat dimulainya penyekatan mudik Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Kamis (6/5/2021). Pelabuhan Gilimanuk sejak Kamis (6/5) pukul 00.00 WIta menghentikan pelayanan penyeberangan bagi pemudik dan hanya melayani penyeberangan untuk dstribusi logistik / kebutuhan pokok dan bagi yang berizin khusus hingga 17 Mei 2021 dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 pada libur Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBRANA -- Pelabuhan Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali mulai ditutup bagi pemudik pada Kamis (6/5) pukul 00.00. Saat pelabuhan mulai ditutup bagi pemudik, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengguna kendaraan yang keluar dari atau memasuki pelabuhan di jalur penyeberangan Bali-Jawa Timur tersebut.

Petugas menghentikan kendaraan yang akan memasuki pelabuhan dan memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan pengguna kendaraan, termasuk hasil pemeriksaan yang menunjukkan yang bersangkutan tidak tertular Covid-19. Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama jajaran pejabat kepolisian dan TNI melakukan inspeksi mendadak mengecek pemeriksaan terhadap pengguna pelayanan Pelabuhan Gilimanuk pada Rabu (5/5) malam hingga Kamis dini hari.

Baca Juga

"Tidak diperkenankan masuk Bali bila tidak mempunyai alasan yang khusus, seperti tim kesehatan, Polri dan TNI yang harus bertugas di Bali, atau ada keluarga meninggal dunia," kata Tamba.

Selama ia melakukan inspeksi mendadak di Pelabuhan Gilimanuk, petugas tidak menemukan pengendara yang tidak memenuhi persyaratan perjalanan. "Hasil pengecekan ada warga 400 yang sudah diperiksa kesehatan melalui GeNose ataupun rapid tes antigen, semuanya negatif," kata Tamba.

Dia mengatakan kegiatan pengamanan dan pengetatan pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk akan dilakukan hingga masa larangan mudik berakhir pada 17 Mei 2021. Pemerintah memberlakukan larangan mudik guna mencegah terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19.

Baca juga : In Picture: Pelabuhan Gilimanuk Tertutup Bagi Pemudik

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement