Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

KSAL Pimpin Sertijab Lima Jabatan Bintang Dua dan Satu

Kamis 06 May 2021 04:41 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memimpin serah terima jabatan (sertijab) lima jabatan strategis Tentara Nasional Indinesia Angkatan Laut (TNI AL).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memimpin serah terima jabatan (sertijab) lima jabatan strategis Tentara Nasional Indinesia Angkatan Laut (TNI AL).

Foto: Dispenal
Laksda Iwan Isnurwanto kini menjabat Pangkoarmada II.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memimpin serah terima jabatan (sertijab) lima jabatan strategis Tentara Nasional Indinesia Angkatan Laut (TNI AL) di selasar Gedung Neptunus Detasemen Markas (Denma) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/5).

Jabatan yang diserahterimakan adalah Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) KSAL dari Laksamana Muda (Laksda) Atok Dushanto kepada Laksda I Nyoman Gede Sudihartawan, Panglima Komando Armada (Pangkormada) II dari Laksda I Nyoman Gede Sudihartawan kepada Laksda Iwan Isnurwanto, dan Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) dari Laksda Tunggul Suropati kepada Brigjen (Mar) Nur Alamsyah.

Berikutnya, Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) dari Laksda Iwan Isnurwanto kepada Laksda Tunggul Suropati, dan Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) dari Laksamana Pertama (Laksma) Deny Septiana kepada Laksma Eko Wahjono.

Laksda Atok Dushanto yang merupakan alumnus AAL 1987 akan mengemban tugas baru sebagai Askomlek Panglima TNI. Sedangkan Brigjen (Mar) Nur Alamsyah, abiturien AAL 1989 yang sebelumnya menjabat Wadan Korps Marinir akan dipromosikan menjadi perwira tinggi (pati) bintang dua.

Sementara Laksda I Nyoman Gede Sudihartawan yang sebelumnya Pangkoarmada II harus digeser dari jabatannya. Pangkoarmada II adalah pimpinan yang bertanggung jawab menggelar latihan penembakan senjata strategis TNI AL di perairan Bali pada Rabu (21/4), yang membuat KR Nanggala-402 hilang kontak dan ditemukan tenggelam.

Kala itu, KRI Nanggala-402 yang ditugaskan melaksanakan penembakan torpedo SUT (surface and underwater target) bersama kapal perang KRI Hiu-634 dan KRI Layang-635, menggunakan penembakan rudal C-802.

Dalam siaran pers Dispenal, para pati TNI AL itu dimutasi dan dipromosikan bersama-sama dengan pati TNI AD dan TNI AU lainnya berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/350/IV/2021 tanggal 26 April 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA