Qamar al-Din, Minuman Aprikot untuk Buka Puasa dari Arab

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

 Kamis 06 May 2021 11:29 WIB

Qamar al-Din, Minuman Aprikot untuk Buka Puasa dari Arab Foto: wikipedia Qamar al-Din, Minuman Aprikot untuk Buka Puasa dari Arab

Kemungkinan besar qamar al-din berasal dari Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk menu berbuka puasa, ada kalanya umat Muslim menyantap asupan yang bisa menaikkan gula darah. Salah satu kudapan yang biasa dimakan adalah kurma manis dan berserat tinggi yang sangat disukai Nabi Muhammad SAW.

Selain kurma, umat Islam juga menyukai santapan manis lain. Salah satu minuman populer di dunia Arab adalah jus aprikot yang dikenal sebagai qamar al-din atau “bulan agama.”

Baca Juga

Di Mesir, qamar al-din ada di mana pun selama Ramadhan. Misalnya, di sudut jalan kota Kairo, Aleksandria atau kota Mesir lain, pria dengan dispenser logam menawarkan cangkir baja berisi qamar al-din kepada orang yang lewat.

Minuman ini biasanya diminum ketika adzan maghrib berkumandang yang menandakan waktu buka puasa. Meskipun namanya mewah, qamar al-din merupakan minuman yang sederhana.

Asal muasal minuman ini sayangnya tidak jelas. Namun, ada satu cerita yang mengatakan seorang khalifah Mesir yang tidak disebutkan namanya akan menikmati satu gelas.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X