Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

5 Dampak Pandemi Bagi Pekerja yang Baru Terasa Saat Ini

Rabu 05 May 2021 23:05 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah

Dampak pandemi ini baru terasa karena stres yang menumpuk pada pekerja.

Cemas Kembali ke Kantor
Peralihan kegiatan bekerja dari kantor menjadi bekerja dari rumah memang menemukan beberapa kendala di awal. Namun di saat pekerja sudah terbiasa dengan bekerja dari rumah, sebagian mungkin akan merasa enggan dan cemas untuk kembali bekerja dari kantor.

Keengganan dan kecemasan ini dapat muncul akibat ketidakpastian mengenai bagaimana situasi kantor pascapandemi akan berjalan. Sebagian pekerja juga mungkin merasa khawatir bahwa anggapan mereka mengenai lingkungan kerja yang aman tidak sama dengan atasan mereka.

Mempertimbangkan Pekerjaan Lain
Yoon mengungkapkan sebagian pegawai yang semula berkomitmen untuk menetap pada pekerjaannya mungkin akan berpikir untuk mencari pekerjaan baru. Tak adanya perubahan dan perasaan tak gembira dapat menjadi pemicu munculnya keinginan ini.

Saat ini, kegiatan perekonomian juga tampak mulai bergeliat meski situasi sedang sulit. Hal ini memberikan pemikiran bahwa akan ada lowongan-lowongan pekerjaan yang akan terbuka.

"Saya pikir itu mendorong harapan orang-orang," ungkap Yoon.

Perubahan Pandangan Terhadap Karier
Banyak orang yang kehilangan pekerjaannya tahun lalu akibat pandemi Covid-19. Kehilangan pekerjaan tak hanya dapat meniadakan pemasukan, tetapi juga membuat orang-orang yang terdampak kehilangan tujuan dan perasaan aman.

Dalam kondisi tersebut, orang-orang yang kehilangan pekerjaan mungkin membentuk pola pikir dengan risiko yang merugikan sebagai mekanisme perlindungan diri. Mereka akan cenderung menerima apa pun meski merasa tidak bahagia.

"(Bila pola pikir tersebut dibiarkan) Anda tidak akan benar-benar mencoba mengambil risiko apa pun, Anda tak lagi mempertanyakan sesuatu," jelas Yoon.

Sedangkan bagi orang-orang yang tak kehilangan pekerjaan, perasaan mengenai ketidakpastian akan masa depan juga tetap muncul. Ketakutan yang muncul untuk mengambil risiko akan menghentikan langkah mereka untuk maju dan mempertimbangkan peran atau karier yang benar-benar mereka inginkan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA