Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Kepala BPS Sebut Sektor Pertanian Konsisten Tumbuh Positif

Rabu 05 May 2021 15:48 WIB

Red: Gita Amanda

Sektor pertanian pada triwulan ke-1 tahun 2021 kembali mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 2,95 persen.

Sektor pertanian pada triwulan ke-1 tahun 2021 kembali mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 2,95 persen.

Foto: ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Sebanyak 30 persen dari tenaga kerja indonesia bekerja di sektor pertanian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sektor pertanian pada triwulan ke-1 tahun 2021 kembali mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 2,95 persen. Capaian ini menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, sangat menggembirakan pasalnya 30 persen dari tenaga kerja indonesia bekerja di sektor tersebut.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 tahun 2020, sektor pertanian merupakan satu di antara tujuh sektor yang terus tumbuh positif selama tahun 2020. Bahkan pertumbuhan itu hampir terjadi pada semua subsektor. “Subsektor tanaman pangan pada triwulan ke-1 tumbuh 10,32 persen, dua digit,” katanya dalam siaran pers.

Selanjutnya Suharyanto mengatakan faktor cuaca dan pergeseran musim panen raya padi menjadi faktor yang menyebabkan pertumbuhan tersebut. “Panen raya terjadi puncaknya di bulan April pada tahun ini bergeser bulan Maret hingga masuk ke pada triwulan 1. Jadi pertumbuhan produksi padi pada waktu ini memang sangat menggembirakan,” ujarnya.

Bukan hanya subsektor tanaman pangan, hortikultura juga tumbuh 3,02 persen. Hal ini juga didukung karena faktor cuaca yang lebih kondusif dibandingkan tahun lalu sehingga mendorong peningkatan produksi buah dan sayur.

Lebih lanjut, Suhariyanto menjelaskan bahwa pada subsektor peternakan, tingginya permintaan domestik terutama untuk produksi ayam dan telur serta adanya optimalisasi produksi juga menyebabkan peternakan tumbuh 2,48 persen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA