Selasa 04 May 2021 20:48 WIB

Luhut Minta Proyek LRT Jabodebek Dikebut Kejar Target 2021

Progres konstruksi prasarana LRT telah mencapai 86,67 persen pada akhir April 2021.

Suasana pengerjaan proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di ruas Jalan Rasuna Said, Jakarta, Sabtu (1/5/2021).
Foto: ANTARA / Reno Esnir
Suasana pengerjaan proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di ruas Jalan Rasuna Said, Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) bisa segera dikebut guna mengejar target penyelesaian konstruksi pada 2021. Dalam rapat koordinasi soal evaluasi proyek tersebut di Jakarta, Senin (3/5), tercatat progres konstruksi prasarana LRT telah mencapai 86,67 persen pada minggu ke empat April 2021.

Dalam progres per lintas, baik halte Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, maupun Cawang-Bekasi Timur telah mencapai target. Sedangkan, progres berdasarkan item prasarana, pada prasarana utama (stasiun dan lintas) dan pekerjaan sekunder masih kurang sekitar 2 persen dari target.

Baca Juga

"Diperlukan langkah nyata percepatan untuk mengejar ketertinggalan dan merealisasikan target progres konstruksi di tahun 2021," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/5).

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto menyampaikan bahwa perlu ditingkatkan koordinasi antarsemua pihak."Perlu ditingkatkan koordinasi dalam pelaksanaan integrasi persinyalan, agar seluruh item pengujiannya terdefinisi dengan jelas, sehingga durasinya dapat direncanakan dengan baik," katanya.

Evaluasi terkait pembangunan LRT Jabodebek akan dilanjutkan setelah hari raya Idul Fitri mendatang.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement