Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Sekolah Tatap Muka di Batam Dihentikan Kembali

Selasa 04 May 2021 14:15 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka di SDN 006 Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/3/2021). Pemerintah Kota Batam mengeluarkan izin belajar tatap muka di 122 Sekolah Dasar (SD) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti kapasitas ruangan hanya diisi 50 persen dan jam belajar yang dibatasi selama dua jam.

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka di SDN 006 Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/3/2021). Pemerintah Kota Batam mengeluarkan izin belajar tatap muka di 122 Sekolah Dasar (SD) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti kapasitas ruangan hanya diisi 50 persen dan jam belajar yang dibatasi selama dua jam.

Foto: Antara/Teguh Prihatna
Penutupan sekolah tatap muka berlaku sejak 8 Mei 2021 hingga batas tak ditentukan.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghentikan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah-sekolah Kota Batam Kepulauan Riau. Hal ini menyusul melonjaknya angka penularan Covid-19 di kota kepulauan itu."Kebijakan belajar tatap muka akan dicabut, sekolah dengan belajar daring bakal kita ambil lagi," kata Muhammad Rudi di Batam, Selasa.

Penutupan sekolah tatap muka akan berlaku sejak 8 Mei 2021, hingga waktu yang belum ditentukan. Ia mengatakan pemerintah harus membuat kebijakan yang tegas, agar angka penularan tidak terus meningkat, hingga sulit ditangani."Kita tak ingin seperti India, jangan sampai kasus Covid-19 di Batam tidak tertangani," kata dia.

Baca Juga

Selain penerapan sekolah daring, Pemkot Batam juga akan mempertegas disiplin protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan virus yang kini sudah sampai ke pulau-pulau penyangga.Ia mengingatkan warga untuk menerapkan 5M, yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan teratur, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi."Penularan virus ini dari manusia ke manusia, penerapan protokol kesehatan wajib," katanya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, hingga 3 Mei 2021 terdapat 7.399 warga yang positif terpapar virus corona, sebanyak 6.532 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 161 orang meninggal, dan 706 orang lainnya sedang dirawat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA