Pengawasan Pusat Perbelanjaan di Garut Ditingkatkan

Rep: Bayu Adji/ Red: Muhammad Hafil

 Senin 03 May 2021 23:51 WIB

Bupati Garut Rudy Gunawan memimpin apel pagi, Senin (26/4). Foto: Dok. Diskominfo Garut Bupati Garut Rudy Gunawan memimpin apel pagi, Senin (26/4).

engawasan Pusat Perbelanjaan di Garut Ditingkatkan

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut akan meningkatkan pengawasan di pusat perbelanjaan. Hal itu dilakukan untuk mencegah kemunculan klaster baru di pusat perbelanjaan jelang Lebaran.

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, aparat kepolisian telah mendapat perintah langsung dari Presiden untuk mengantisipasi kemunculan klaster baru. Tempat-tempat yang perlu diwaspadai salah satunya adalah pusat perbelanjaan.

"Sudah terjadi di wilayah lain, seperti di Tanah Abang," kata dia, Senin (3/5).

Menurut dia, kejadian itu mesti menjadi bahan pembelajaran di Kabupaten Garut. Karenanya, aparat kepolisian bersama TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan, mulai meningkatkan sosialisasi dan patroli agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan (prokes), terutama untuk tidak berkerumun.

Ia mengatakan, khusus di wilayah pusat perbelanjaan akan dilakukan dua tindakan. Pertama melakukan rekayasa lalu lintas dengan membuat jalur menjadi one way (satu arah jalan. Kedua dengan cara menutup jalan.

"Sementara ini kita lakukan di wilayah Sukaregang dan Asia," kata Adi.

Sementara itu, di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut membuka acara Gebyar Pasar Ramadan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Garut, Senin. Gebyar Pasar Ramadan itu dilakukan di Gedung Freshop, Simpang Lima Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Bupati Rudy Gunawan, mengatakan, beberapa lokasi perbelanjaan menjelang Idul Fitri mengalami kenaikan pengunjung yang cukup signifikan. Adanya Gebyar Pasar Ramadan diharapkan juga diminati oleh para pembeli.

“Mudah-mudahan kegiatan ini juga banyak pembelinya, dan pembeli ini memang benar-benar bisa menikmati satu situasi yang sangat baik, dan mematuhi protokol kesehatan," kata dia melalui keterangan resmi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X