Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Kisah Rocker Ateis Selandia Baru Menemukan Keindahan Islam

Senin 03 May 2021 21:15 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

Jon Toogood

Jon Toogood

Foto: Tangkapan Layar
Jon Toogood menemukan cinta dalam Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Jon Toogood menemukan cinta dalam Islam. Sebelumnya dia seorang ateis dan tidak senang dengan orang-orang yang beragama serta menganggap mereka menjengkelkan. Ia juga menyukai musik heavy metal dan memiliki grup band beraliran heavy metal bernama Shihad.

Nama band tersebut diambil setelah dia dan temannya, Tom Larkin, menonton film adaptasi David Lynch dari novel fiksi ilmiah Dune. Film ini dibangun dengan adegan pertempuran yang epik yang disebut jihad. Saat itu mereka salah dengar, karena menyebut jihad dengan 'shihad'.

Berbekal kekeliruan itulah, mereka memakai kata 'shihad' sebagai nama band rock mereka. Shihad telah merilis empat album yang kemudian ini mendapat pujian setelah diputar ke seluruh belahan dunia. Bahkan mendapat dukungan besar dari band-band seperti Metallica dan Faith No More.

Baca Juga

Kemudian Shihad berkesempatan untuk merekam album dengan anggaran besar di Los Angeles. Personel band meyakini, itu menjadi peluang terbaik untuk memecahkan pasar Amerika Serikat (AS) yang sangat penting bagi mereka. Hingga akhirnya peristiwa 9/11 terjadi, dan mengubah arah dunia dan sejarah band Shihad.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA