Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Conte Sempat Ragu Ambil Pekerjaan di Inter Milan

Senin 03 May 2021 03:27 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Pelatih kepala Inter Milan Antonio Conte.

Pelatih kepala Inter Milan Antonio Conte.

Foto: AP/Antonio Calanni
Conte akhirnya memilih Inter dan membawa timnya juara menghentikan dominasi Juventus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Antonio Conte mengaku punya daftar alasan untuk tidak mengambil pekerjaan di Inter sebelum akhirnya membuat keputusan berbeda. Inter memastikan gelar Serie A Liga Italia setelah Atalanta gagal menang atas Sassuolo pada laga pekan ke-34 di Stadion Mapei, Ahad (2/5). La Dea hanya mengemas hasil imbang 1-1 pada laga tersebut.

Conte mengungkapkan tim bisa tidur dengan sangat bahagia setelah apa yang mereka capai. "Kami senang untuk pencapaian kami, untuk orang-orang yang bekerja untuk membawa Inter kembali ke jalur kemenangan, untuk para penggemar. Kami pasti akan merasa lebih santai sekarang," kata Conte dikutip dari Football Italia, Senin (3/5).

Baca Juga

Conte dan direktur Beppe Marotta-lah yang memulai kemenangan beruntun di Juventus 10 tahun lalu dan sekarang mengakhirinya, dengan memberi Inter gelar pertama mereka dalam 11 tahun. Conte mengaku ini adalah salah satu dari kesuksesan terpenting dalam kariernya.

"Itu sulit, karena bukanlah pilihan yang mudah bagi saya untuk datang ke Inter, pada saat tim tidak kompetitif atau memiliki sumber daya untuk mencapai sesuatu yang penting," katanya.

Selain itu, kata dia, jadi pilihan berat untuk pergi ke klub yang menjadi rival Juventus, di mana ia bermain selama bertahun-tahun, dan mendominasi liga. Ia mengaku mengalami banyak situasi negatif saat itu.

"Alih-alih, saya menerima tantangan dengan semangat yang besar, dan saya pikir kerja keras membayar semua pengorbanan itu," jelas Conte.

Meski sukses di Serie A, Inter tersingkir dari Liga Champions di babak penyisihan grup. Conte menyebut itu adalah momen terburuknya bersama tim. Namun dia menjelaskan, bukan hal mudah ketika harus bermain dengan sekelompok pemain muda yang tidak terbiasa menang.

"Apa yang membawa kami menuju kemenangan adalah para pemain ini memercayai saya. Saya menunjukkan jalan kepada mereka dan mereka memercayai saya sepenuhnya. Pada akhirnya, kami menemukan jalannya," kata dia.

Baca juga : In Picture: Inter Milan Juara Liga Italia, Interisti Pesta di Pusat Kota

Inter akan berhadapan langsung dengan Juventus di Turin pada 15 Mei dan Conte memastikan tim akan tetap bermain sepenuh hati. "Ini adalah pertandingan di mana kami akan mencoba memberikan yang terbaik, terlepas dari klasemen, karena kami ingin terus maju selama sisa musim," katanya.

"Kami berhasil memenangkan gelar dengan sisa empat putaran, tetapi kami masih akan bermain dengan kemampuan terbaik kami," tegas Conte.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA