Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Respons 5 Parpol Islam Atas Lahirnya Partai Ummat

Ahad 02 May 2021 05:35 WIB

Rep: Tim Republika/ Red: Elba Damhuri

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menggelar konferensi pers di Yogyakarta, Kamis (29/4). Konferensi pers ini menjelaskan terkait deklarasi Partai Ummat. Dalam partai ini Amien Rais menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Ummat.

Foto:
Partai Ummat menganut ideologi Islam dan siap tegakkan keadilan di Indonesia

Respons Partai Masyumi: Partai Ummat Bukan Ancaman

Ketua Partai Politik Islam (PPI) Masyumi, Ahmad Yani, menyambut baik kehadiran Partai Ummat yang baru dideklarasikan politikus senior Amien Rais. Bagi Masyumi, Partai Ummat bukanlah ancaman.

"Kita Masyumi tidak ada masalah, Masyumi sendiri tidak menganggap ancaman, karena bagi Masyumi baik partai Islam yang sudah ada PPP, PKS, PBB, maupun partai yang berbasiskan Islam yaitu PAN dan PKB, bukan sebagai lawan, sebagai kompetitor, tapi dia adalah sebagai sahabat," kata Ahmad Yani.

Ahmad Yani memandang kehadiran Partai Ummat sebagai sesuatu yang positif. Adanya partai besutan Amien Rais itu dinilai akan semakin memperkuat institusional partai politik Islam di Indonesia.

"Tidak ada masalah, karena kalau kita bukan mau ambil ceruk yang sama," ujarnya.

Ahmad Yani mengungkapkan ada banyak pemilih yang belum tergarap oleh partai-partai Islam lainnya. Apalagi masih ada sekitar 20 persen suara golput yang bisa diyakinkan oleh partai-partai Islam yang ada saat ini.

"Golput ini kan bisa dikategorikan dua hal, yang pertama mereka yang golput ini memang menganggap instrumen demokrasi ini tidak sama dengan Islam. Oleh karena itu kita mau ajak, ini cukup besar suara ini," ungkapnya.

Yang kedua adalah mereka yang golput yang menganggap partai politik tidak lagi memperjuangkan kepentingan rakyat, menampung aspirasi rakyat dan sebagainya. Bahkan masyarakat cenderung melihat partai-partai itu menjadi beban terhadap negara.

Dia meyakini keinginan PPI Masyumi menghadirkan kembali politik moral dan politik etik menjadi pembeda PPI Masyumi dengan partai Islam lainnya. 

"Oleh karenanya maka tadi saya menyatakan Masyumi itu ingin menghadirkan politik moral dan politik etik. dan ingin betul memperjuangkan cita-cita  kemerdekaan yang sampai saat ini kita menilai belum mendekati bahkan meninggalkan cita-citanya itu sendiri," kata Ahmad Yani.

Respons PBB: Semoga Partai Ummat Bisa Ikut Pemilu 2024

Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noor mendoakan agar Partai Ummat bisa.....

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA