Sabtu 01 May 2021 22:45 WIB

Bus Tim Lens Dicoreti Hinaan Jelang Laga Kontra PSG

PSG mengeluarkan pernyataan pada Sabtu ini untuk mendukung Lens.

Logo Ligue 1 Prancis.
Foto: www.bettingwell.com
Logo Ligue 1 Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi Prancis menyatakan bahwa dua orang telah ditangkap setelah bus tim Lens dirusak ketika diparkir di luar hotel di Paris menjelang pertandingan Ligue 1 melawan Paris Saint-Germain (PSG), Sabtu (1/5). Foto pada jejaring sosial dan media Prancis menunjukkan bus tersebut, yang mempunyai logo Lens besar, berlumuran dengan grafiti kuning bertuliskan "PSG", "Paris SG", "Ultras Paris", dan yang menghina Lens lainnya.

Sumber kepolisian setempat mengatakan, dua orang ditangkap setelah serangan tersebut, tanpa memberi rincian lebih lanjut. Lens menyatakan tidak akan berkomentar karena ingin konsentrasi pada pertandingan. Namun mengindikasikan bahwa Lens mungkin mengajukan tuntutan.

PSG, urutan kedua dalam Ligue 1 Prancis, menjamu Lens yang berada pada posisi kelima, Sabtu, dalam duel penting perburuan gelar dan tempat di kompetisi Eropa. Insiden tersebut terjadi menyusul spanduk terkenal yang dibentangkan oleh fans PSG pada final Piala Liga Prancis 2008 antara kedua klub.

Fan PSG menyerang 'Ch'tis', sebagaimana orang-orang dari sudut barat laut Prancis dikenal, dengan mengatakan, "Pedofil, pengangguran, bawaan: selamat datang di Ch'tis". Lima orang penggemar dinyatakan bersalah dalam kasus ini, didenda, dan dikenai larangan oleh PSG.

PSG mengeluarkan pernyataan pada Sabtu mendukung Lens. "Paris Saint-Germain mengecam sekeras mungkin tindakan tak dapat ditolerir yang dilakukan terhadap RC Lens oleh individu yang menyatakan sebagai pendukung klub," kata PSG dalam pernyataan, Sabtu seperti dikutip AFP. "Penyelidikan polisi sedang dilakukan. Klub berhak untuk mengambil semua tindakan hukum dan sanksi yang sesuai jika tampaknya beberapa suporternya terkait dengan tindakan memalukan ini."

PSG menambahkan, klub menawarkan dukungan dan simpati bagi RC Lens dan fannya. Seorang perwakilan Lens mengatakan bus tersebut telah dibersihkan, meskipun masih ada beberapa jejak grafiti.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement