Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Esensi Takwa: Hindari Riba, Suap, dan Korupsi

Jumat 30 Apr 2021 15:24 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ilustrasi Ramadhan

Ilustrasi Ramadhan

Foto: Pixabay
Ramadhan adalah momentum meningkatkan ketakwaan.

REPUBLIKA.CO.ID, Ramadhan adalah bulan mulia. Di dalamnya terdapat banyak pahala yang bisa kita raih. Salah satunya, puasa. Puasa adalah menahan diri untuk tidak makan dan minum seharian.

Sejatinya, bagi Muslim, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar. Jadikan Ramadhan sebagai bulan menempa diri menjadi insan bertakwa. Lalu, apa itu takwa?

Imam ath-Thabari, mengutip Al-Hasan menyatakan, "Orang-orang bertakwa adalah mereka yang takut terhadap perkara apa saja yang telah Allah haramkan atas diri mereka, dan melaksanakan perkara apa saja yang telah Allah titahkan atas diri mereka."

Seorang Muslim hendaknya tidak melewatkan Ramadhan berlalu begitu saja. Dengan membentuk pribadi bertakwa inilah menjadikan kita senantiasa takut kepada Allah SWT, lalu berupaya taat kepada perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Itulah esensi takwa sesungguhnya. Tidaklah bertakwa orang yang terbiasa melakukan shalat, menjalankan ibadah puasa, rajin bersedekah, tetapi di sisi lain, ia memakan riba, melakukan praktik suap atau korupsi atau bahkan menzalimi masyarakat.

Karena itu, mari jadikan Ramadhan tahun ini sebagai bulan menempa diri menjadi insan takwa. Sebab, segala perbuatan kita kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Sehingga ibadah khusyuk tak dilakukan pada Ramadhan saja.

PENGIRIM: Ismawati, Palembang, Sumatra Selatan

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA