Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Enam Masjid di Singapura Ditutup Sementara

Jumat 30 Apr 2021 08:46 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil

Seorang pekerja mengenakan pakaian pelindung (hazmat) dan masker mengepel lantai di Masjid Hajjah Fatimah di Singapura, Jumat (13/3). Singapura membuka ruang shalat terbatas untuk jamaah pekerja di sejumlah masjid terkait wabah corona.

Seorang pekerja mengenakan pakaian pelindung (hazmat) dan masker mengepel lantai di Masjid Hajjah Fatimah di Singapura, Jumat (13/3). Singapura membuka ruang shalat terbatas untuk jamaah pekerja di sejumlah masjid terkait wabah corona.

Foto: AP Photo/Ee Ming Toh
Singapura tutup sementara enam masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA—Enam masjid terpaksa ditutup setelah laporan kunjungan orang-orang yang terbukti positif Covid-19. Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengatakan, orang-orang yang terinfeksi ini tidak menunjukkan gejala apapun saat mereka berkunjung ke masjid.

Adapun keenam masjid tersebut adalah, Masjid Petempatan Melayu Sembawang di Sembawang, Masjid Abdul Hamid Kampung Pasiran di Novena, Masjid Hajjah Fatimah di Beach Road, Masjid Al-Falah di Orchard, Masjid Yusof Ishak di Woodlands dan Masjid Al-Iman di Bukit Panjang.

Baca Juga

MUIS menyebut kejadian ini sebagai pengingat perlunya kewaspadaan terus menerus di tengah pandemi COVID-19. "Masjid kami sudah menerapkan protokol kesehatan dan melakukan desinfeksi yang komprehensif setiap selesai sholat berjamaah setiap harinya,” kata MUIS yang dikutip Republika, Jumat (30/4).

Penutupan sementara masjid, kata dia, merupakan upaya untuk pembersihan menyeluruh guna menangkal penyebaran dan berkembangnya strain baru virus Covid-19. “Kejadian ini mengingatkan perlunya waspada terhadap penyebaran COVID-19, terutama dengan jumlah jemaah yang lebih tinggi di masjid selama Ramadhan, dan pentingnya TraceTogether untuk mendukung upaya pelacakan kontak,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis Kamis (29/4).

MUIS menambahkan, seluruh masjid di Singapura akan mengambil langkah lebih lanjut untuk melindungi jamaah selama Ramadhan. "Masjid kami akan meningkatkan kewaspadaan, dalam hal ppencegahan serta desinfeksi, mengingat intensitas kegiatan yang meningkat selama Ramadan," kata dewan tersebut.

“Duta layanan Ramadhan kami dan staf masjid serta relawan yang berjaga di titik masuk akan meningkatkan prosedur manajemen yang aman dan mengingatkan jamaah untuk meminimalkan pergerakan di dalam masjid,” sambungnya.

Masjid juga akan meningkatkan tahapan pembersihan di sekitar zona sholat setelah setiap sesi sholat. MUIS menambahkan, pihaknya akan terus memantau situasi dan melakukan penyesuaian terhadap aktivitas masjid dan langkah-langkah pengelolaan yang aman jika diperlukan.

Dewan juga mengingatkan jamaah untuk mengikuti langkah-langkah keamanan COVID-19 yang mencangkup memakai masker, menghindari interaksi langsung dengan jamaah lain, tidak berkunjung ke masjid jika kondisi tidak sehat, dan konsisten berkunjung pada satu masjid saja untuk menghindari penularan ke banyak masjid. Para jamaah juga didorong untuk membawa perlengkapan sholat pribadinya dan berwudhu di rumah.

Singapura melaporkan 16 kasus komunitas di antara 35 infeksi COVID-19 baru pada Kamis (29/4). Hingga Kamis, Singapura telah melaporkan total 61.121 kasus COVID-19.

sumber : channel news asia
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA