Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Polda Metro Jaya Dirikan 31 Titik Penyekatan

Jumat 30 Apr 2021 00:20 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andi Nur Aminah

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pos pengamanan itu digunakan sebagai titik penyekatan bagi mereka yang nekat mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menghadapi larangan mudik pada libur Idul Fitri tahun 2021, Jajaran Polda Metro Jaya mendirikan 31 pos pengamanan yang tersebar Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Depok. Puluhan pos pengamanan tersebut digunakan sebagai titik penyekatan bagi mereka yang nekat untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing.

"Di sini nanti yang akan menjadi lokasi penyekatan bagi mereka yang tetap nekat untuk mudik mulai dari tanggal 6 di luar dari ketentuan yang sudah digariskan oleh pemerintah. Ada 31 titik, 14 itu titik penyekatan kemudian 17 adalah /check point," ujar Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran, Kamis (29/4).

Baca Juga

Lebih lanjut, kata Fadil, pihaknya juga menyiapkan sekitar 1.300 personel lalu lintas dibantu TNI, Dishub, Satpol PP, Brimob, dan instansi lainnya yang melakukan tugas secara bergiliran di 31 titik pos pengamanan. Setidaknya 31 titik pos pengamanan tersebut dijaga secara bergiliran oleh ratusan anggota. 

"Saya melakukan pengecekan jauh-jauh hari ini dimaksud supaya pelaksanaannya jauh lebih optimal, lubang tikus, jalur tikus, kemudian jalur-jalur arteri, jalur tol semua kita identifikasi," tutur Fadil.

Selain melakukan penyekatan, kata Fadil, pihaknya juga melakukan langkah-langkah kuratif dengan tes swab antigen gratis. Kemudian juga dilakukan operasi kemanusiaan, jadi tidak hanya sekedar penyakatan bagi pemudik yang tetap membandel. "Ini rekan-rekan sekalian, mudah-mudahan kita liat ini kesiapannya sudah 80 persen, tinggal kita bangunkan posko nanti," tutur Fadil.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA