Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Unai Emery Desak Arsenal Beri Arteta Waktu Lebih Lama

Kamis 29 Apr 2021 15:18 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

 Reaksi manajer Arsenal Mikel Arteta selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal FC dan Fulham FC di London, Inggris, 18 April 2021

Reaksi manajer Arsenal Mikel Arteta selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal FC dan Fulham FC di London, Inggris, 18 April 2021

Foto: Facundo Arrizabalaga / POOL/EPA POOL
Emery juga memastikan telah memberi tahu Arteta soal kehidupan di Arsenal.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Pelatih Villarreal Unai Emery mendesak mantan klubnya, Arsenal, agar lebih sabar terhadap manajer saat ini Mikel Arteta saat keduanya akan bertemu dalam leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat dini hari, yang untuk pertama kalinya sejak dipecat November 2019. Emery dipecat kurang dari satu setengah musim setelah memimpin Arsenal yang selama 21 tahun dilatih Arsene Wenger. Kini dia ingin Arsenal mempercayai Arteta meskipun hasil dalam liga domestiknya buruk.

Arteta mengantarkan The Gunners ke tangga jiara Piala FA musim lalu, tetapi mereka menduduki posisi ke-10 klasemen Liga Primer Inggris. Menjuarai Liga Europa sepertinya menjadi satu-satunya peluang Arsenal agar lolos ke kompetisi kontinental musim depan.

"Ini proses yang membutuhkan sedikit waktu untuk mewujudkan rencana permainan. Saya yakin kita mesti memberi kesempatan manajer bekerja, kita mesti sabar. Di Arsenal kita mesti bersabar dan mereka perlu mempercayai Arteta," kata Emery dalam konferensi pers seperti dikutip EPSN.

"Ini soal kesabaran, kepercayaan diri. Saya kira ini pernikahan sempurna. Arteta adalah manajer yang hebat dan Anda bisa menyaksikan identitas yang jelas dari rencana permainan mereka dalam cara mereka bermain."

Emery juga memastikan telah memberi tahu Arteta soal seperti apa kehidupan di Arsenal. Dia malah sudah menawarkan rumah kosongnya kepada Arteta. Dia juga menegaskan telah melupakan masa mengecewakannya bersama Arsenal dan termotivasi untuk mengantarkan Villarreal mencapai final Eropa pertamanya setelah empat kali mencapai semifinal.

"Kami punya banyak harapan musim ini dan harapan itu masih utuh di Eropa. Sekarang kami punya peluang yang membuat kami sangat bersemangat, yakni tantangan menyelesaikan rintangan terakhir bersama Villarreal, melawan tim besar seperti Arsenal."

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA