Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Kematian Akibat Covid di Brasil Dekati 400 Ribu Kasus

Kamis 29 Apr 2021 14:03 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Peti mati yang berisi jenazah Aparecida de Freitas, 41, yang meninggal karena komplikasi terkait COVID-19, ditempatkan di kuburan yang dihadiri oleh suaminya Carlos Alberto, di sebelah kanan mengenakan masker pelindung wajah hitam, di pemakaman Inhauma. , di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis, 15 April 2021.

Peti mati yang berisi jenazah Aparecida de Freitas, 41, yang meninggal karena komplikasi terkait COVID-19, ditempatkan di kuburan yang dihadiri oleh suaminya Carlos Alberto, di sebelah kanan mengenakan masker pelindung wajah hitam, di pemakaman Inhauma. , di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis, 15 April 2021.

Foto: AP/Bruna Prado
Terdapat tambahan 3.165 kasus kematian akibat Covid.

REPUBLIKA.CO.ID, RIO DE JANEIRO -- Kematian Covid-19 di Brasil hampir mendekati angka 400 ribu pekan ini. Hal itu setelah Kementerian Kesehatan pada Rabu (28/4) melaporkan 3.163 kematian Covid tambahan dalam 24 jam terakhir, sehingga secara resmi berjumlah 398.185 kematian.

Brasil langsung mengejar tingkat kematian Covid-19 terparah dunia di Amerika Serikat, yang mencatat lebih dari 570 ribu kematian.

Krisis Covid-19 Brasil berada di luar kendali dalam beberapa bulan terakhir. Pembatasan mobilitas yang ogah-ogahan dan varian virus Corona yang sangat menular mendorong kenaikan infeksi.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro, mantan kapten militer sayap kanan, menuai kritikan pedas lantaran meremehkan bahaya virus Corona. Ia menghindari pemakaian masker, dan mendukung pengobatan yang tak terbukti.

Semakin banyak kaum muda Brasil yang terdampak Covid-19. Mereka berusia 20 tahunan. Kementerian Kesehatan Brasil pada Rabu melaporkan 79.726 kasus Covid-19 terkonfirmasi, sehingga totalnya mencapai 14.521.289 kasus.

sumber : Reuters/antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA