Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Tujuh Rumah di Sukabumi Terdampak Gempa, Dua Ambruk

Kamis 29 Apr 2021 11:44 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Bilal Ramadhan

Peta gempa bumi guncang Sukabumi Jawa Barat

Peta gempa bumi guncang Sukabumi Jawa Barat

Foto: BMKG
Ambruknya rumah selain karena gempa bumi juga karena pergerakan tanah.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Sebanyak tujuh rumah warga di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi terdampak bencana gempa pada Selasa (28/4) sore lalu. Di mana dari tujuh rumah itu dua diantaranya mengalami kerusakan berat karena ambruk akibat gempa.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa 5.6 ini terjadi pada pukul 16.23 WIB. Lokasi gempa pada 7.86 LS,106.87 BT, 103 kilometer tenggara, Kabupaten Sukabumi, Jabar dengan kedalaman 14 Kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

"Bencana gempa bumi mengakibatkan 2 unit rumah warga ambruk milik Husen dan rumah Ibu Emar," ujar petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung Sihabudin kepada wartawan, Rabu (28/4).

Rumah tersebut berada di Kampung Linggaresmi RT 05 RW 04 Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Dua unit rumah warga yang ambruk ini ditempati lima orang warga.

Selain itu ada lima rumah lainnya yang terancam ambruk diakibatkan dari gempa bumi. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa dan aman terkendali.

Menurut Sihabudin, tafsiran kerugian dari bencana mencapai sekitar Rp 300 juta. Ia melanjutkan ambruknya rumah selain karena gempa bumi juga karena pergerakan tanah.

"Kondisi terakhir ada pukul rumah terdampak sudah dibersihkan dan sudah di rapihkan," kata Sihabudin. Di mana tim P2BK meninjau lokasi kejadian bersama aparat dari kecamatan, desa, koramil, dan polsek.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Anita Larasati mengatakan, saat ini petugas masih mendata dan verifikasi terkait kerusakan akibat gempa. "Jika ada perkembangan lebih lanjut akan ditindaklanjuti," ujar dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA