Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Rupiah Menguat Pasca Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga

Kamis 29 Apr 2021 10:51 WIB

Red: Nidia Zuraya

Rupiah menguat ke posisi Rp14.470 per dolar AS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (29/4) pagi menguat setelah bank sentral Amerika Serikat, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya.Pada pukul 9.47 WIB, rupiah menguat 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp 14.470 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.500 per dolar AS.

"Dolar AS tampak turun di awal hari Kamis setelah pernyataan The Fed semalam yang masih mempertahankan kebijakan stimulus berjalan, walau mengakui adanya peningkatan ekonomi AS dan kenaikan tingkat inflasi," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (29/4).

Fokus pasar pagi ini tertuju pada pidato Presiden AS Joe Biden yang akan membahas rencana APBN, investasi, dan pajak AS di hadapan Kongres dan berpeluang menggerakkan dolar AS. Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya saat ini berada di posisi 90,5, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 90,61.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kini berada di level 1,617 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,62 persen. Dolar AS akan mendapatkan peluang penggerak harga kembali di malam hari pada data-data Advance GDP & Unemployment Claims dan Pending Home Sales.

Pada Rabu (28/4), rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp 14.500 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.485 per dolar AS.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA