Rabu 28 Apr 2021 11:53 WIB

Pemkot Bandung Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Harga satu paket Rp 150 ribu berarti warga hanya membayar Rp 50 ribu perpaket

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Hiru Muhammad
Wali Kota Bandung, Oded M Danial melepas truk yang berisi paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat, Rabu (28/4).
Foto: dok M fauzi ridwan
Wali Kota Bandung, Oded M Danial melepas truk yang berisi paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat, Rabu (28/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan program penyaluran 50 ribu paket sembako untuk masyarakat di seluruh kelurahan di 30 kecamatan di Kota Bandung. Paket sembako diberikan kepada masyarakat yang berhak dan salah satunya terdampak Covid-19.

"Hari ini, Alhamdulillah dalam program Bandung Sejahtera kita meluncurkan sembako murah subsidi jumlahnya 50 ribu bermanfaat dengan harga 150 ribu. Tapi disubsidi  pemerintah Kota Bandung 100 ribu sehingga hanya membayar 50 ribu," ujar Wali Kota Bandung, Oded M Danial saat peluncuran program penyaluran paket sembako di Kecamatan Rancasari, Rabu (28/4).

Ia menuturkan, anggaran yang disiapkan untuk 50 ribu paket sembako untuk masyarakat mencapai Rp 5 miliar. Data penerima paket sembako disiapkan oleh petugas kelurahan.

"Ini dari APBD Rp 5 miliar, murni APBD," katanya. Oded mengatakan, penyaluran paket sembako diserahkan langsung kepada petugas kelurahan yang akan menyalurkan ke masyarakat.

"Jumlahnya (penerima paket sembako) beda di tiap kelurahan yang paling banyak Kiaracondong dan Cinambo sedikit," ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, penyaluran paket sembako hari ini dilakukan di Kecamatan Rancasari dengan total 4 kelurahan. Jumlah kelompok keluarga penerima paket sembako tersebut mencapai 1.757.

Ia mengatakan, pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pengawasan penyaluran paket sembako tiap penyaluran dilaksanakan di kelurahan. Terkait harga yang ditetapkan sebesar Rp 50 ribu, Elly mengatakan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 5 miliar dengan komposisi subsidi pemerintah sebesar Rp 100 ribu dari nilai paket Rp 150 ribu.

"Harga satu paket Rp 150 ribu berarti warga hanya membayar Rp 50 ribu per paket diperuntukan bagi 50 ribu penerima manfaat. Jadi ada 50 ribu kelompok penerima manfaat tersebar di 30 kecamatan di 151 kelurahan," katanya. Ia mengatakan semakin banyak RT di satu wilayah maka alokasi penerima semakin banyak.

"Dari Disdagin membentuk tim karena dibagi enam hari (penyaluran), Kamis untuk wilayah Gedebage, Jumat pembagiannya wilayah Cibeunying, Senin Kareeus, Selasa wilayah Tegalega dan Rabu wilayah Bojonegara dan Kamis Ujung Berung," katanya.

Ia mengatakan, paket sembako berisi beras premium sebanyak 5 kilogram, minyak kelapa 2 kilogram, gula 2 kilogram, tepung terigu 2 kilogram, satu kaleng kornet beef. Paket sembako tersebut dikemas dalam goodie bag.

Elly mengatakan, pihaknya menerima usulan dari 30 camat menyangkut kelompok keluarga penerima manfaat tersebut yang berasal dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan non DTKS. Ia menuturkan, program bantuan paket sembako merupakan janji politik kampanye Wali Kota Bandung dan Wakil Wali Kota Bandung.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement