Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Dinkes Depok-RSUI Kerja Sama Penambahan Ruang ICU Covid-19

Rabu 28 Apr 2021 02:26 WIB

Red: Esthi Maharani

Petugas medis menyiapkan peralatan untuk skrining peserta vaksin COVID-19 di RSUI, Depok, Jawa Barat

Petugas medis menyiapkan peralatan untuk skrining peserta vaksin COVID-19 di RSUI, Depok, Jawa Barat

Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Kesepakatan Dinkes Depok dan RSUI dilakukan guna penambahan ruang ICU

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bersama Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Kota Depok melakukan penandatangan perjanjian kerjasama swakelola. Kesepakatan dilakukan guna penambahan ruang Intensive Care Unit (ICU) yang berisi 17 bed bagi pasien Covid-19 di RSUI.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Depok Enny Ekasari mengatakan, sesuai Surat Keputusan Wali Kota Depok Nomor 440/140/Kpts/Dinkes/Huk/2020, RSUI ditunjuk sebagai rumah sakit dedikasi Covid-19 sejak Maret 2020. Karena itu, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ruang ICU untuk penanganan pasien Covid-19 dengan kategori berat dan kritis.

"Kami bersama RSUI berkomitmen mendukung penanganan Covid-19 dengan penambahan kapasitas ruang ICU bagi pasien dengan status berat," ujar Enny di Balai Kota Depok, Selasa (27/4).

Menurut Enny, penambahan fasilitas ini sebagai bentuk antisipasi ledakan kasus Covid-19 pasca lebaran. Nantinya, diharapkan dapat memprioritaskan warga Kota Depok yang mendapatkan pelayanan.

"Dengan penambahan ini diharapkan tidak ada lagi warga yang kesulitan merujuk ke rumah sakit untuk penanganan Covid-19," terangnya.

Direktur RSUI Kota Depok, Astuti Giantini menuturkan, pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Depok. Tentunya dengan memprioritaskan warga Depok mendapatkan pelayanan yang utama.

"Sudah menjadi kewajiban kami sebagai RS yang berada di wilayah Depok untuk mengutamakan rujukan bagi warga di Kota Depok," tegasnya.

Untuk diketahui, RSUI melakukan penyekatan ICU dengan menambah 17 kamar. "Dengan demikian, kapasitas ruang intensif dari 23 menjadi 40 kamar ICU," ungkap Astuti.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA