Rabu 28 Apr 2021 00:03 WIB

Jenazah Brimob Tertembak KKB akan Diterbangkan ke Palembang

Anggota Brimob Wiranata gugur dalam kontak senjata dengan KKB Lekagak Telenggen.

Langit mendung di atas Kota Jayapura, Papua. KKB di Papua kembali melakukan baku tembak dengan aparat, pada Selasa (27/4), anggota Resimen Pelopor Brimob Jakarta, Bharada I Komang Wiranata, menjadi korban jiwa baku tembak.
Foto: Antara/Indrayadi TH
Langit mendung di atas Kota Jayapura, Papua. KKB di Papua kembali melakukan baku tembak dengan aparat, pada Selasa (27/4), anggota Resimen Pelopor Brimob Jakarta, Bharada I Komang Wiranata, menjadi korban jiwa baku tembak.

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Jenazah Bharada I Komang Wiranata, anggota Resimen Pelopor Brimob Jakarta, yang tertembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, pada Selasa (27/4) pagi, akan diterbangkan ke Palembang, Sumatra Selatan, dari Timika. Jenazah akan dibawa Rabu (28/4).

Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata di Timika, Selasa, mengatakan jenazah Bharada Komang bersama dua anggota Polri lainnya yang mengalami luka tembak dievakuasi dari Ilaga ke Timika pada Selasa siang .Dua anggota Polri yang mengalami luka tembak yaitu Muhammad Syaifuddin, anggota Polres Mimika terkena tembakan peluru KKB pada bagian perut, sementara Ipda Anton Tonapa terkena tembakan peluru KKB pada bagian punggung atas.

Baca Juga

Jenazah Bharada Komang langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk dibersihkan dan dilakukan proses autopsi. Sementara dua anggota Polri lainnya yang mengalami luka tembak dibawa ke Instalasi Rawat Darurat RSUD Mimika untuk dilakukan perawatan intensif.

"Untuk jenazah Bharada I Komang Wiranata rencananya esok akan diterbangkan ke Palembang dengan penerbangan Batik Air," jelas AKBP Era Adhinata.

Kapolres Mimika menyebut ketiga anggota Polri itu tertembak peluru KKB saat melakukan operasi penegakan hukum ke Markas Lumawi yang merupakan sarang KKB pimpinan Lekagak Telenggen di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak pada Selasa pagi. "Sampai sekarang aparat gabungan TNI dan Polri sudah menguasai wilayah Ilaga. Dalam operasi penegakan hukum ini yang pasti ada banyak anggota KKB yang tertembak," kata AKBP Era Adhinata.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal menyebut bahwa kontak tembak antara aparat gabungan TNI-Polri dengan KKB pimpinan Lekagak Telenggen di sekitar Markas Lumawi, Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIT. Aparat gabungan TNI-Polri, katanya, saat ini masih melakukan pengejaran terhadap KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

Pejabat Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia yang ikut mengantar ketiga anggota Polri yang tertembak dari Ilaga ke Timika menyebut bahwa saat ini wilayah Ilaga dan sekitarnya sudah dikuasai oleh aparat gabungan TNI-Polri. "Tim gabungan sudah mengepung mereka, semoga semua anggota KKB cepat ditangkap karena selama ini mereka selalu mengganggu situasi kamtibmas di sana," kata Nyoman.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat ini hampir semua faksi KKB, termasuk yang sebelumnya melakukan serangkaian aksi teror penembakan warga dan pembakaran fasilitas gedung sekolah di Distrik Beoga, sudah bergabung di Markas Malawi, Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement