Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Dipanggil Pelatnas Timnas, Ini Komentar Marc Klok

Selasa 27 Apr 2021 12:38 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Muhammad Akbar

Pesepakbola PSM Makassar Marc Anthony Klok (tengah) merayakan gol bersama rekannya M Rahmat (kanan) dan Alessandro Ferreira (kiri) saat bertanding melawan PSMS Medan pada Lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (09/12/2018).

Pesepakbola PSM Makassar Marc Anthony Klok (tengah) merayakan gol bersama rekannya M Rahmat (kanan) dan Alessandro Ferreira (kiri) saat bertanding melawan PSMS Medan pada Lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (09/12/2018).

Foto: Antara/Yusran Uccang
Shin Tae-yong memanggil 34 pemain untuk mengikuti pelatnas di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain Persija Jakarta, Marc Klok mengaku antusias setelah dipanggil oleh timnas Indonesia dalam rangkaian pemusatan latihan nasional (pelatnas), 1 Mei mendatang.

Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 34 pemain untuk mengikuti pelatnas di Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G di Uni Emirat Arab (UEA).

"Tentu saya sangat senang dan bangga hari ini saya resmi dipanggil mengikuti TC timnas Indonesia. Saya juga bersyukur karena bulan April dan Mei ini menjadi momen spesial bagi saya seperti mendapatkan gelar pemain terbaik serta Persija menjadi juara Piala Menpora dan dua pekan lagi saya akan menunggu kelahiran anak pertama saya," kata Klok dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (27/4).

Gelandang berusia 28 tahun tersebut mengaku saat ini kondisinya semakin baik dan percaya diri usai mengantar Persija Jakarta menjadi kampiun Piala Menpora 2021. Ia mengaku sangat siap mengikuti rangkaian pelatnas bersama skuad Garuda.

"Saya bertekad memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia serta mengucapkan terima kasih kepada PSSI dan semua pihak yang telah membantu saya dalam proses naturalisasi. Kami akui peluang lolos ke Piala Dunia 2022 sudah tidak ada tapi kami harus raih hasil yang maksimal dan tentu bekerja keras," ucap pemain keturunan Belanda tersebut.

Sebelumnya, AFC telah memilih UEA sebagai lokasi sentralisasi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia untuk Grup G. Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni.

Timnas Indonesia saat ini masih menempati posisi terakhir di klasemen grup G, karena selalu kalah sejak awal kualifikasi.

Poin maksimal yang bisa diraih Timnas Indonesia adalah sembilan angka dengan catatan menang semua laga sisa. Sementara itu, yang lolos ke babak selanjutnya hanya juara grup dan runner-up, yang saat ini diisi oleh Vietnam (11 poin) dan Malaysia (9 poin).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA