Senin 26 Apr 2021 20:02 WIB

Ada Tujuh Titik Penyekatan Mudik di Indramayu

Ada tujuh titik pos penyekatan terkait larangan mudik Lebaran 2021.

Petugas kepolisian berpakaian badut polisi menunjukkan brosur dilarang mudik saat pengetatan mudik di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/4/2021). Pengetatan jalur mudik di jalur Pantura oleh TNI/Polri dan Dinas Perhubungan Kota Tegal dengan memberikan himbauan tentang protokol kesehatan, membagikan masker dan brosur tata tertib lalu lintas tersebut untuk mengantisipasi adanya pemudik awal terkait larangan mudik oleh pemerintah.
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Petugas kepolisian berpakaian badut polisi menunjukkan brosur dilarang mudik saat pengetatan mudik di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/4/2021). Pengetatan jalur mudik di jalur Pantura oleh TNI/Polri dan Dinas Perhubungan Kota Tegal dengan memberikan himbauan tentang protokol kesehatan, membagikan masker dan brosur tata tertib lalu lintas tersebut untuk mengantisipasi adanya pemudik awal terkait larangan mudik oleh pemerintah.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Satlantas Polres Indramayu, Jawa Barat, mendirikan tujuh titik pos penyekatan terkait larangan mudik Lebaran 2021. Utamanya di jalur perbatasan antar daerah, untuk memastikan tidak ada pemudik yang melintasi Kota Mangga.

"Di Indramayu ada tujuh titik penyekatan yang kami dirikan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu AKP Bambang Sumitro di Indramayu, Senin (26/4).

Baca Juga

Bambang mengatakan tujuh titik penyekatan larangan mudik Lebaran 2021 itu, rerata berada di perbatasan Kabupaten Indramayu, dengan kabupaten lainnya.

Ia menyebutkan tujuh titik penyekatan larangan mudik Lebaran 2021 itu berada di gerbang tol Cikedung, Tol Cipali, Bundaran pantura Kecamatan Patrol, Desa Gadek Tukdana, Kecamatan Gantar perbatasan Cibogo, simpang tiga Cikawung Cikedung, Bundaran Cadangpinggan dan pos ketujuh itu di jalan Krangkeng perbatasan Cirebon.

Menurut dia, semua titik penyekatan akan dijaga selama 1x24 jam dengan tiga pergantian petugas yang menjaga, agar dapat dipastikan tidak ada yang lolos."Nantinya yang kedapatan akan mudik kita putar balikkan ke tempat asalnya dengan pengawalan," tuturnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement