Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

AS akan Suplai Bahan Mentah Pembuatan Vaksin untuk India

Senin 26 Apr 2021 07:34 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah

 Ambulans yang membawa pasien Covid-19 berbaris menunggu giliran untuk dirawat di rumah sakit pemerintah khusus Covid-19 di Ahmedabad, India, Kamis, 22 April 2021. Otoritas India bergegas pada Sabtu untuk membawa tangki oksigen ke rumah sakit tempat pasien Covid-19 tercekik di tengah lonjakan virus corona terburuk di dunia.

Ambulans yang membawa pasien Covid-19 berbaris menunggu giliran untuk dirawat di rumah sakit pemerintah khusus Covid-19 di Ahmedabad, India, Kamis, 22 April 2021. Otoritas India bergegas pada Sabtu untuk membawa tangki oksigen ke rumah sakit tempat pasien Covid-19 tercekik di tengah lonjakan virus corona terburuk di dunia.

Foto: AP Photo/Ajit Solanki
Negara-negara Uni Eropa juga akan memobilitasi bantuan untuk India.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) menyatakan akan menyediakan bahan mentah untuk membantu India membuat vaksin Covid-19 Covishield. Washington pun siap menyuplai peralatan medis, seperti ventilator, guna mendukung penanganan lonjakan kasus baru Covid-19 di India.

"Sama seperti India mengirim bantuan ke AS saat rumah sakit kami di bawah tekanan pada awal pandemi, AS bertekad untuk membantu India pada saat dibutuhkan," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Emily Horne pada Ahad (25/4), dikutip laman Hindustan Times.

Salah satu bantuan yang akan diberikan adalah bahan mentah pembuatan vaksin. “(AS) telah mengidentifikasi sumber bahan mentah spesifik yang sangat dibutuhkan untuk pembuatan vaksin Covishield di India yang akan segera tersedia untuk India,” ujar Horne.

Uni Eropa dan Jerman juga mengatakan akan memobilisasi bantuan untuk mendukung India menangani lonjakan tajam kasus Covid-19. Sementara, Inggris mengumumkan pengiriman lebih dari 600 peralatan medis, termasuk ventilator dan konsentrator oksigen. Paket pertama dari Inggris dijadwalkan tiba di New Delhi pada Selasa (27/4).

Pada Ahad lalu, India kembali mencatatkan rekor peningkatan harian kasus Covid-19. Mereka melaporkan 349.691 kasus baru. Sejak Kamis (22/4), India selalu melaporkan lebih dari 300 ribu kasus baru Covid-19. Sejauh ini negara tersebut sudah membukukan 16,96 juta kasus dan 192.311 kematian.

Baca juga : Jerman akan Kirim Bantuan Oksigen ke India

 

 

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA