Pasar Murah Ramadhan di Cirebon Beralih ke Digital

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Muhammad Hafil

 Jumat 23 Apr 2021 21:10 WIB

Pasar Murah Ramadhan di Cirebon Beralih ke Digital. Foto: Pasar Ramadhan digital (Ilustrasi) Foto: www.freepik.com Pasar Murah Ramadhan di Cirebon Beralih ke Digital. Foto: Pasar Ramadhan digital (Ilustrasi)

Pasar Murah Ramadhan di Cirebon Beralih ke Digital

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pasar murah Ramadhan yang biasa digelar terbuka di Kota Cirebon, kini beralih ke digital. Untuk kepentingan itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon pun meluncurkan aplikasi pasarmu.id.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan, aplikasi pasarmu.id merupakan upaya inovatif untuk menyikapi kondisi pandemi. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 tidak boleh terjadi kerumunan. Sedangkan penyediaan dan penyaluran bahan pokok harus tetap dilakukan.

''Mau tidak mau, digitalisasi saat ini merupakan suatu kebutuhan,'' ujar Agus, saat peluncuran pasar murah Ramadhan versi digital di halaman Balai Kota Cirebon, Jumat (23/4).

Agus menjelaskan, melalui aplikasi digital, penjual dan pembeli dapat bertemu tanpa melakukan kontak fisik. Aplikasi pasarmu.id, lanjutnya, menyiapkan Operasi Pasar TPID.  

Warga yang akan berbelanja tinggal mengunduh pasarmu.id melalui aplikasi playstore di android. Di aplikasi tersebut terdapat menu Operasi Pasar TPID.

Berbagai paket sembako sudah disiapkan, mulai dari paket berharga Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu.

''Barang langsung diantar ke pembeli,'' terang Agus.

Sedangkan supplier diambil dari Bulog, klaster binaan Bank Indonesia dan supplier rekomendasi dari DPKUKM Kota Cirebon.

Operasi Pasar TPID digelar mulai hari ini hingga H-3 sebelum lebaran di aplikasi pasarmu.id. Masyarakat pun tak perlu berbondong-bondong untuk mendatangi pasar murah.

Selain Operasi Pasar TPID, pada aplikasi pasarmu.id juga terdapat hampers UMKM dan paket sembako.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia (BI) Cirebon, Bakti Artanta, menjelaskan, peluncuran aplikasi itu menunjukkan bahwa pemerintah dan TPID tetap hadir untuk masyarakat.

''Apalagi saat bulan suci Ramadhan dan menjelang lebaran,'' cetus Bakti.

Bakti menambahkan, peluncuran Operasi Pasar TPID secara digital itu merupakan bentuk sinergitas banyak pihak. Yakni, sinergi antara petani dan pedagang, serta dengan TPID yang di dalamnya ada Pemda, BI, berbagai SKPD, perbankan dan lainnya dalam sebuah marketplace lokal buatan anak Kota Cirebon. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Play Podcast X